Senin
19 Oktober 2026 | 11 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Prinsip-prinsip dalam Pancasila Harus Tetap Utuh

pdip-jatim-jokowi-silatnas-ulama

pdip-jatim-jokowi-silatnas-ulama

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan, tidak akan mengintervensi penegakan hukum terkait kasus penistaan agama yang melibatkan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok.

Dia menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum yang saat ini sedang berlangsung. Menurut Jokowi, proses hukum itu bahkan sudah berlangsung sejak sebelum ada demo 4 November lalu.

Karena itu, Jokowi minta semua pihak bersabar menunggu hasil proses hukum itu seperti apa. “Jangan aparat hukum kita, kita paksa-paksa. Itu aturannya sudah ada kok, ketentuan-ketentuan hukumnya juga sudah ada,” kata Jokowi, dalam sambutan acara Silaturahim Nasional Ulama Rakyat “Doa Untuk Keselamatan Bangsa”, di Econvention Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (12/11/2016).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyoroti kecenderungan yang terjadi di media sosial belakangan ini. Menurutnya, medsos belakangan isinya saling menghujat, saling mengejek, saling memaki, banyak fitnah, adu domba, dan memprovokasi.

Dia berpendapat, kecenderungan yang terjadi di media sosial itu bukan karakter bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia, sebutnya, punya budi pekerti, sopan santun, dan akhlakul karimah yang baik.

Untuk itu, Jokowi mengajak untuk mewaspadai bersama-sama kecenderungan yang terjadi di media sosial. “Kalau ada teman kita yang melakukan itu, diingatkan itu bukan nilai-nilai bangsa Indonesia. Itu bukan nilai-nilai kesantunan Islam,” ajaknya.

Presiden Jokowi juga kembali menegaskan, bahwa sebagai bangsa majemuk, mestinya yang mayoritas itu melindungi yang minoritas. Yang minoritas itu juga menghormati yang mayoritas.

Kalau itu yang terjadi, dia meyakini bangsa Indonesia akan menikmati indahnya perdamaian dan persaudaraan di tengah keberagaman yang dimiliki. “Karena ini anugerah yang diberikan Allah kepada kita,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menyatakan, sebagai bangsa yang besar Indonesia telah mendapatkan karunia yang sangat banyak dari Allah. Geografis yang sangat strategis antara dua samudera, Hindia dan Pasifik.

Selain itu, sumber daya alam yang melimpah, mulai dari hutan, sumber daya mineral, sumber minyak dan gas. Tak kalah pentingnya adalah sumber daya manusia yang jumlahnya kurang lebih 252 juta penduduk Indonesia, nomor 4 di dunia.

“Kalau kita menengok sejarah kita, bangsa kita adalah bangsa yang besar, negara kita adalah negara yang besar. Betapa sangat besarnya dulu zaman Kerajaan Sriwijaya bisa menguasai, Kerajaan Majapahit yang bisa menguasai Nusantara, Kerajaan Samudera Pasai yang juga bisa menguasai banyak wilayah,” urainya.

Yang juga patut disyukuri, imbuh Jokowi, bangsa Indonesia memiliki pemimpin yang hebat, pemimpin besar Ir. Soekarno yang telah mewariskan ideologi, mewariskan Pancasila, yang merupakan kekuatan sebagai alat pemersatu bangsa.

Karena itu, tegas Jokowi, dirinya sebagai presiden, sebagai kepala negara, bersama seluruh bangsa Indonesia mempunyai tugas menjaga agar prinsip-prinsip dalam Pancasila tetap utuh.

“Harus tetap utuh. Kalau tidak, kita tidak bisa membayangkan karena bermacam-macam suku, bermacam-macam ras, bermacam-macam agama kita ini,” tegas dia.

Silaturahim Nasional Ulama Rakyat dihadiri Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. Juga hadir Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar serta KH Dimyati Rois. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ribuan Pelari Meriahkan Bangkalan Run 2026, Bupati Lukman: Peluang Gerakkan Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Ribuan pelari dari berbagai daerah memeriahkan Bangkalan Run 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ...
KRONIK

Apresiasi Penampilan Karya Siswa SR, Bupati Ipuk: Kami Bangga Menyaksikannya

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bangga atas perkembangan siswa Sekolah Rakyat (SR) ...
KRONIK

Lulus Sekolah Pra-Pratama, Gen-Z Temukan Passion Perjuangan di PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Pelatihan Sekolah Partai DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Hotel Palm Surabaya pada 17–18 Oktober 2026 ...
KRONIK

Said Abdullah Salurkan Bantuan Renovasi Rumah untuk 25 Warga Pulau Raas

SUMENEP – Sebanyak 25 warga di Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, menerima bantuan dana rehabilitasi rumah ...
HEADLINE

Tuntas Pelatihan AI, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Naik Level Pratama

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sukses menyelenggarakan pelatihan kaderisasi tingkat Pra-Pratama berbasis ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Bawa Pesan “Jalan Baik, Ekonomi Bangkit” dalam Sosialisasi Kedewanan

MAGETAN — Pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat. ...