TRENGGALEK – Kehadiran Rumah Inspirasi Trenggalek PAUD Al Huda di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, diharapkan membuka akses pembelajaran sekaligus menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak di wilayah pelosok Kabupaten Trenggalek.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meresmikan Rumah Inspirasi yang berada di RT 26 RW 08 Desa Sumurup tersebut, Selasa (6/10/2026).
Rumah Inspirasi itu dibangun melalui kolaborasi CT ARSA Foundation bersama AirNav Indonesia. Fasilitas tersebut menjadi Rumah Inspirasi ke-11 yang dibangun melalui kolaborasi kedua lembaga.
Nur Arifin mengatakan, keberadaan Rumah Inspirasi diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Sumurup, terutama dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan potensi anak-anak.
“Dengan adanya rumah inspirasi ini, mudah-mudahan bermanfaat. Utamanya warga yang tinggal di Sumurup,” kata Mas Ipin, sapaan bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek itu.

Menurutnya, Rumah Inspirasi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi ruang interaksi warga. Tempat tersebut diharapkan mampu memfasilitasi kebersamaan, pertukaran gagasan, sekaligus memperkuat hubungan antarwarga.
Harapan lebih jauh, fasilitas tersebut dapat melahirkan generasi yang mampu memberikan inspirasi dan harapan bagi masa depan Trenggalek.
“Harapannya, rumah inspirasi termanfaatkan nanti mencetak kader-kader harapan kita. Generasi yang memberikan harapan ke depan dan menginspirasi serta berkarakter,” ujarnya.
Desa Sumurup merupakan salah satu wilayah Trenggalek yang berada cukup jauh dari pusat perkotaan. Lokasinya berada di kawasan lereng Gunung Wilis dan berbatasan dengan wilayah Ponorogo serta Tulungagung.
Kondisi geografis tersebut membuat penguatan akses pendidikan dan ruang pembelajaran bagi masyarakat menjadi penting. Rumah Inspirasi diharapkan dapat menjadi salah satu ruang yang mendekatkan berbagai kegiatan pendidikan kepada warga.

Penasehat CT ARSA Foundation Prof. M. Nuh mengatakan, pembangunan Rumah Inspirasi merupakan bagian dari upaya membuka akses pendidikan, baik formal maupun nonformal.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan AirNav Indonesia yang turut berkolaborasi dalam mewujudkan fasilitas tersebut.
Menurut M. Nuh, anak-anak perlu mendapatkan dukungan dan ruang untuk membangun cita-cita. Setidaknya, mereka harus memiliki inspirasi mengenai langkah yang dapat ditempuh untuk meraih kesuksesan.
“Anak-anak harus didukung. Minimal punya inspirasi bagaimana caranya bisa meraih kesuksesan,” katanya.
CT ARSA Foundation sendiri membawa visi memutus mata rantai kemiskinan melalui penguatan pendidikan dan kesehatan. Kehadiran Rumah Inspirasi di Sumurup diharapkan menjadi bagian dari upaya tersebut, sekaligus memberi ruang bagi anak-anak dan masyarakat untuk belajar, berinteraksi, serta mengembangkan potensi. (azz/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












