BANYUWANGI – Kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dengan berbagai pihak terus diperkuat untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga ke berbagai pelosok.
Salah satunya melalui dukungan AirNav Indonesia yang membantu penyediaan listrik serta sarana penunjang dasar bagi warga Kampung Seling, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), AirNav Indonesia menyerahkan bantuan fasilitas turbin untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), bangunan musala, renovasi ruang kelas, hingga fasilitas sanitasi.
Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung akses energi, pendidikan, ibadah, dan sanitasi yang lebih layak bagi masyarakat setempat.
Kampung Seling merupakan perkampungan kecil yang berada di Dusun Krajan, Desa Jambewangi, di tengah kawasan hutan pinus. Akses menuju lokasi cukup menantang karena harus melewati jalan menanjak dan licin di kawasan hutan. Perkampungan tersebut saat ini dihuni sekitar delapan kepala keluarga (KK).
Penyerahan bantuan dilakukan Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, bersama Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirlanto Suratno di kawasan Wisata Gerbang Raung, Desa Jambewangi, Rabu petang (30/9/2026). Lokasi tersebut berjarak sekitar lima kilometer dari permukiman warga Kampung Seling.
“Meski hanya dihuni delapan KK, masyarakat Seling tetap mendapatkan perhatian dalam upaya pemerataan pembangunan di Banyuwangi,” ujar Mujiono.
Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat pembangunan hingga ke wilayah yang sulit dijangkau.
“Terima kasih kepada AirNav yang telah memberikan bantuan bagi warga Banyuwangi yang berada di daerah terjauh. Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi dan semangat Gerakan Tandang Bareng yang terus kita gaungkan di Banyuwangi,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya, Ketua Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi, Suwito, Kepala Desa Jambewangi, Maskur, serta Wakil Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Sunardi.
Selain bantuan turbin PLTMH untuk menyediakan energi bersih, AirNav juga memberikan dukungan pembangunan musala, renovasi ruang kelas, serta fasilitas kamar mandi.
Mujiono mengatakan, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga mendukung aktivitas sosial, pendidikan, dan produktivitas masyarakat.
“Bantuan dari AirNav akan sangat bermanfaat untuk mendukung kegiatan dan produktivitas warga. Semoga dengan adanya bantuan ini juga bisa meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga setempat,” harapnya.
Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirlanto Suratno, mengatakan bahwa program TJSL tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemerataan pembangunan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman.
“Tidak hanya menjaga keselamatan udara Indonesia melalui navigasi penerbangan, namun melalui program TJSL ini kami ingin mewujudkan gotong royong AirNav bersama pemerintah untuk memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jambewangi, Maskur, mengatakan bahwa seluruh bantuan yang diberikan AirNav telah dimanfaatkan oleh warga Seling.
Bagi masyarakat setempat, kata Maskur, bantuan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, namun juga membuka kesempatan bagi warga untuk beraktivitas dengan lebih nyaman.
“Bantuannya sangat bermanfaat. Sekarang pada malam hari warga masih bisa beraktivitas dan anak-anak juga bisa belajar dengan nyaman karena lampu menyala 24 jam,” kata Maskur.
“Hadirnya infrastruktur dasar ini menjadi bukti bahwa jarak tidak menjadi penghalang bagi masyarakat di manapun untuk mendapatkan kesempatan hidup yang lebih layak,” tandasnya. (ars/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











