TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) se-Kecamatan Kauman di GOR Desa Balerejo, pada Selasa (1/9/2026) malam.
Konsolidasi internal tingkat desa dan dusun secara serentak ini mengukuhkan pengurus Ranting di 13 desa dan Anak Ranting di 26 dusun wilayah Kecamatan Kauman masa bakti 2026-2031.
Dalam kesempatan itu, Wakabid Keanggotaan, Organisasi, dan Sumber Daya DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Heru Santoso, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus Ranting dan Anak Ranting demisioner, atas pengabdian dan perjuangannya selama ini.
Ia juga menyampaikan selamat, sekaligus memberikan motivasi kepada para pengurus baru untuk terus bergerak, menjalin komunikasi, dan mendengarkan suara masyarakat di wilayahnya masing-masing.
“Mari berjuang bersama agar kemenangan 6 kali berurut sejak pemilu 1999 hingga 2024 bisa dipertahankan, dan Pemilu 2029 mendatang bisa menang tebal,” kata Heru.

Sementara itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kauman, Yudha Sawung Permadhi, menyampaikan, perolehan suara PDI Perjuangan di Kecamatan Kauman pada Pemilu 2024 mengalami peningkatan signifikan.
Menurutnya, pada Pemilu 2019 PDI Perjuangan di Kecamatan Kauman berhasil meraih suara sebesar 24 persen, sedangkan Pemilu 2024 menjadi 37 persen atau mengalami peningkatan sebesar 13 persen.
“Kita akan menjaga trend positif PDI Perjuangan di Kecamatan Kauman. Terlebih, trend positif ini disambut baik dengan bergabungnya Gen Z dan kaum perempuan dalam kepengurusan,” kata Yudha.
Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung ini berharap, pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kauman terus menjaga semangat kebersamaan dan solid bergerak dalam satu rampak barisan agar PDI Perjuangan bisa memperoleh kemenangan tebal pada Pemilu 2029 mendatang.
Yudha juga membakar semangat seluruh pengurus Ranting dan Anak Ranting dengan sebuah pantun sebagai berikut:
“Banteng merah turun ke medan, berdiri tegak penuh keberanian. Banteng Kauman jangan diragukan, sekali bergerak pantang dihentikan.”
Seperti diketahui, upacara pembukaan Musran dan Musranran PDI Perjuangan se-Kecamatan Kauman diiringi dengan tari gambyong dan seni bela diri PSHT dari wilayah setempat. (sin/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













