SURABAYA – Banteng Jawa Timur (Jatim) tampil menggila di babak perempat final Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Rabu (19/8/2026) malam, Banteng Jatim mengalahkan Banteng Kalimantan Timur (Kaltim) dengan skor telak 6-0 untuk memastikan tiket semifinal.
Kemenangan besar tersebut sekaligus mempertegas kebangkitan tim binaan PDI Perjuangan Jatim setelah melalui fase penyisihan dengan proses panjang. Kini, Banteng Jatim tinggal dua langkah lagi untuk mempertahankan gelar juara Soekarno Cup.
Dominasi tuan rumah sudah terlihat sejak awal pertandingan. Banteng Jatim membuka keunggulan pada menit ketujuh melalui pemain bernomor punggung 10.
Sembilan menit berselang, keunggulan kembali bertambah. Banteng Jatim kemudian menutup babak pertama dengan skor 3-0.
Memasuki babak kedua, tekanan Banteng Jatim tidak mengendur. Dua gol tambahan kembali bersarang di gawang Kaltim sebelum pesta gol ditutup Abdul Wahan, pemain bernomor punggung 6, melalui sundulan pada menit ke-78.
Skor 6-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Kapten Banteng Jatim, Vicky Rachmad, menyebut kekompakan dan komunikasi yang semakin solid menjadi kunci kemenangan besar tersebut.

“Kekompakan, komunikasi juga lebih bagus dari pertandingan-pertandingan yang kemarin. Sekarang lebih nyatu lagi karena ada senior yang bimbing di lapangan, lebih cerewet lagi dan hasilnya alhamdulillah kita bisa cetak enam gol,” ujar Vicky seusai pertandingan.
Menurut Vicky, fase gugur memberikan tekanan mental berbeda. Setiap kesalahan bisa langsung mengakhiri perjalanan tim di turnamen.
“Untuk kesulitan pasti sulit awal-awal karena ini kan sudah fase gugur. Kita juga harus hati-hati, kalau enggak begitu kita bisa kalah,” katanya.
Beban Juara Bertahan Mulai Lepas
Pelatih Banteng Jatim Hendra Setiawan menilai performa anak asuhnya terus mengalami peningkatan. Salah satu perubahan paling terlihat adalah mental pemain yang mulai lepas dari beban sebagai juara bertahan sekaligus tuan rumah.
“Anak-anak di pertandingan pertama terbebani karena kita juara bertahan sama tuan rumah. Tapi selama kita sampai fase ini anak-anak sudah mulai menunjukkan performa yang menaik,” ujar Hendra.
Hendra menegaskan tidak ingin pemain terlena dengan kemenangan besar atas Kaltim. Perjalanan menuju gelar juara masih panjang dan setiap pertandingan di fase gugur harus dimainkan dengan konsentrasi penuh.

Ia bahkan menanamkan pola pikir kepada pemain bahwa setiap pertandingan di Soekarno Cup adalah partai final.
“Harapan pasti juara lagi. Kita selalu bilang setiap pertandingan di kompetisi ini kita anggap final setiap laganya,” tegasnya.
Di semifinal, Banteng Jatim akan menghadapi Banteng Bali, juara Soekarno Cup 2024. Hendra mengaku sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi lawan yang memiliki pengalaman juara tersebut.
“Kita akan siapkan strategi terbaik. Mudah-mudahan kita bisa mengamankan kemenangan,” ujarnya optimistis.
Empat Tim Berebut Tiket Final
Dengan berakhirnya babak perempat final, empat tim memastikan lolos ke semifinal Soekarno Cup 2026.
Keempatnya adalah Banteng Papua Tengah, Banteng Bali, Banteng Jatim, dan Banteng Papua.

Hasil perempat final:
1. Banteng Papua Tengah 4-1 Banteng Jawa Barat
2. Banteng Bali 5-3 Banteng DKI Jakarta
3. Banteng Jatim 6-0 Banteng Kaltim
4. Banteng Papua 1-0 Banteng Banten
Banteng Jatim kini membawa modal besar menuju semifinal: enam gol, kepercayaan diri yang meningkat, serta satu target yang belum berubah—mengangkat kembali trofi Soekarno Cup di hadapan publik Jawa Timur. (nia/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











