Selasa
07 Juli 2026 | 9 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Yang Datang Hari Itu Bukan Sekadar KTP

pdip jatim 260707 aksi pac pakusari 1

Di sebuah rumah bambu di Pakusari, Jember, seorang perempuan renta hidup dalam sunyi bertahun-tahun. Ketika negara akhirnya mengetuk pintunya, yang datang bukan hanya kartu identitas, melainkan pengakuan bahwa ia masih ada.

JEMBER — Langit Jember menggantung kelabu pada Selasa pagi, 7 Juli 2026.

Musim kemarau memang sedang berlangsung. Namun angin yang berembus di Desa Pakusari terasa lebih dingin daripada biasanya.

Di ujung sebuah gang kecil berdiri rumah sederhana berdinding anyaman bambu. Ukurannya tak lebih dari tiga meter persegi. Rumah itu nyaris tenggelam di antara pepohonan dan halaman warga.

Di sanalah Ny Suwana menghabiskan hari-harinya.

Perempuan yang lahir pada Juli 1954 itu tak lagi mengenal warna langit. Kedua matanya telah lama kehilangan cahaya.

Tubuhnya pun tak lagi sanggup mengangkat dirinya sendiri.

Hari-harinya berlalu di atas sebuah ranjang kayu.

Bahkan untuk memenuhi kebutuhan paling dasar sebagai manusia pun ia tak mampu berdiri.

Di bawah tempat tidurnya, keluarga membuatkan saluran kecil menuju selokan di belakang rumah.

Bukan karena mereka tega.

Tetapi karena itulah satu-satunya cara yang mereka miliki.

Suaminya telah tiada.

Anak tak pernah dimiliki.

Yang tersisa hanyalah kasih sayang sepupu dan keponakan yang tinggal beberapa rumah darinya.

Mereka bergantian mengantar nasi, air minum, sesekali menemani berbincang sebelum kembali pada kesibukan masing-masing.

Begitulah hari-hari berlalu.

Sunyi.

Nyaris tak terdengar.

Nyaris tak terlihat.

***

Pemandangan itulah yang membuat Aditya Algozalie tak bisa tinggal diam.

Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pakusari itu baru mengetahui bahwa Ny Suwana bahkan belum memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Padahal, selembar kartu itu adalah pintu menuju banyak hak sebagai warga negara.

Tanpanya, akses terhadap layanan kesehatan maupun berbagai program bantuan sosial nyaris mustahil diperoleh.

“Miris melihat kehidupan Bu Suwana. Selama ini makan dan minumnya dipenuhi oleh keponakan dan sepupunya. Beliau hidup sebatang kara dalam kondisi lumpuh dan buta,” kata Aditya.

Ia kemudian menghubungi Pemerintah Kecamatan Pakusari.

Tak disangka, respons datang lebih cepat daripada yang dibayangkannya.

***

Camat Pakusari, Rifandi, tidak sekadar mengirim petugas administrasi.

Ia memilih datang sendiri.

Bersamanya hadir Bidan Desa Subo, Wiwik, serta sejumlah staf kecamatan.

Mereka membawa perangkat perekaman e-KTP.

Tetapi bukan hanya itu.

Beberapa paket sembako ikut diturunkan dari kendaraan yang berhenti di depan rumah bambu tersebut.

Di ruang sempit itu, Bidan Wiwik memeriksa kondisi kesehatan Ny Suwana.

Sementara Camat Rifandi memastikan proses perekaman identitas dapat dilakukan tanpa harus memindahkan perempuan renta itu dari tempat tidurnya.

Setelah melihat langsung kondisinya, Rifandi meminta pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin setiap bulan.

Ia juga berkomitmen menyalurkan bantuan sembako setiap tiga bulan agar kebutuhan dasar Ny Suwana tetap terjaga.

***

Bagi Aditya, yang datang hari itu bukan sekadar pelayanan administrasi.

Negara akhirnya hadir.

Tidak melalui pidato.

Tidak melalui baliho.

Melainkan dengan mengetuk pintu rumah seorang perempuan renta yang selama bertahun-tahun nyaris luput dari perhatian.

“Saya senang Pak Camat dan Bidan Wiwik bergerak cepat menangani persoalan ini. Bahkan Pak Camat juga berjanji akan memberikan bantuan sembako setiap tiga bulan,” ujarnya.

***

Tak ada yang berubah secara ajaib sore itu.

Ny Suwana tetap belum bisa berjalan.

Penglihatannya tak kembali.

Rumah bambunya pun masih berdiri sederhana.

Namun setidaknya, sejak pagi yang berawan itu, ada satu hal yang akhirnya datang ke rumah kecil tersebut.

Bukan hanya KTP elektronik.

Melainkan keyakinan bahwa, di tengah segala keterbatasan, negara masih sempat mengetuk pintunya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Yang Datang Hari Itu Bukan Sekadar KTP

Di sebuah rumah bambu di Pakusari, Jember, seorang perempuan renta hidup dalam sunyi bertahun-tahun. Ketika negara ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo Desak Penertiban Tambang Ilegal di Ngebel

PONOROGO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas terhadap ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi, Renny Minta Kurikulum Selaras Kebutuhan Industri

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendorong pemerintah daerah memperkuat ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Antisipasi Kemarau Panjang, Perkuat Akses Solar Subsidi dan Listrik Masuk Sawah

Pemerintah Kabupaten Kediri memperkuat langkah antisipasi musim kemarau dengan memastikan ketersediaan solar ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Evaluasi Total Konser Denny Caknan Usai Ricuh, Sistem Pengamanan Akan Dibenahi

Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap konser Denny Caknan yang berakhir ricuh saat soft launching ...
RUANG MERAH

Menjaga Api Ideologi

Oleh: Didik Prasetiyono ADA orang yang dikenal karena jabatannya. Ada pula yang dikenang karena keteladanannya. ...