Senin
06 Juli 2026 | 9 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Ujung Tanjakan Candijati, Ambulans Gratis Mengantar Harapan bagi Holimatus

pdip jatim 260706 holimatus

SIRENE ambulans memecah sunyi pagi di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Jember, Senin (6/7/2026). Namun perjalanan menuju pasien belum berakhir ketika kendaraan berhenti. Jalan sempit, menanjak, dan berbatu memaksa tandu didorong dengan tenaga manusia hingga mencapai sebuah rumah bambu di atas bukit.

Di sanalah Holimatus Sakdiyah menunggu.

Rumah sederhana itu berdinding anyaman bambu. Di dalamnya, Holimatus terbaring lemah. Tumor dan kanker di bagian leher perlahan merenggut kemampuannya berbicara maupun bergerak.

Kini, perempuan dari keluarga prasejahtera itu hanya mampu berkomunikasi melalui kedipan mata.

“Pasien hanya bisa berkomunikasi dengan mengedipkan mata. Untuk bicara dan bergerak sudah tidak mampu,” ujar Wakil Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial DPC PDI Perjuangan Jember, Yuyun Eka Diana.

Pagi itu, Yuyun bersama Wakil Komandan Satgas Baguna, Samsul, mendorong tandu beroda sekitar 50 meter menyusuri tanjakan curam. Ambulans yang membawa mereka tak mampu menjangkau rumah pasien karena akses jalan terlalu sempit.

Bagi keduanya, medan seperti itu bukan pengalaman baru.

Hampir setiap hari mereka mengantar warga menuju rumah sakit menggunakan ambulans gratis milik Baguna PDI Perjuangan Jember.

Tidak semua perjalanan mudah. Justru dari desa-desa pelosok, mereka sering berjumpa dengan wajah lain dari persoalan kesehatan: kemiskinan.

Ada pasien yang belum memiliki jaminan kesehatan. Ada pula keluarga yang kesulitan menyiapkan bekal bagi anggota keluarga yang mendampingi pasien ke rumah sakit.

Dalam beberapa perjalanan, Yuyun mengaku memilih menahan lapar karena mengetahui keluarga pasien bahkan tidak memiliki uang untuk membeli makanan sederhana selama perjalanan.

Namun, kondisi itu tidak mengubah semangat pelayanan.

“Sesuai perintah ketua partai, yang utama adalah pelayanan kepada pasien. Tidak ada pungutan apa pun kepada masyarakat,” katanya.

Tiga unit ambulans milik DPC PDI Perjuangan Jember kini hampir setiap hari keluar masuk desa, mengangkut warga yang membutuhkan penanganan medis.

Di halaman kantor partai, kendaraan-kendaraan itu lebih sering meninggalkan garasi daripada terparkir.

Ambulans itu akhirnya membawa Holimatus menuju rumah sakit.

Namun bagi relawan Baguna, perjalanan sesungguhnya bukan dimulai ketika mesin kendaraan menyala.

Perjalanan itu dimulai dari jalan-jalan kecil yang tak bisa dilalui roda, dari tanjakan yang harus ditaklukkan dengan tenaga manusia, dan dari keyakinan bahwa pelayanan kesehatan seharusnya tetap menjangkau warga, sejauh apa pun rumah mereka berada. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Kota Batu Perkuat Penegakan Kode Etik, Khamim Pimpin Pansus Tata Beracara BK

DPRD Kota Batu mulai menyusun regulasi baru tentang Kode Etik dan Tata Cara Beracara Badan Kehormatan. Pansus yang ...
SEMENTARA ITU...

Persinga Promosi ke Liga 3, Mas Antok Minta Warga Berikan Dukungan dan Doa

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ngawi untuk terus memberikan ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Satu Data RTLH Harus Jadi Dasar Kebijakan, Bukan Sekadar Pendataan

Komisi D DPRD Jawa Timur mendorong pemerintah menjadikan Satu Data Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai dasar ...
KABAR CABANG

Di Ujung Tanjakan Candijati, Ambulans Gratis Mengantar Harapan bagi Holimatus

SIRENE ambulans memecah sunyi pagi di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Jember, Senin (6/7/2026). Namun perjalanan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Keberhasilan Pembangunan Bergantung pada Sinergi Birokrasi dan Partisipasi Masyarakat

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan keberhasilan pembangunan bergantung pada sinergi birokrasi dan ...
KRONIK

Kejurkab Bulutangkis Jadi Ajang Cetak Atlet Andalan Trenggalek, Doding Tekankan Pentingnya Jam Terbang

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi menyebut Kejurkab Bulutangkis 2026 menjadi ajang menambah jam terbang atlet ...