Senin
17 Agustus 2026 | 3 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bantu Petani Tekan Biaya Produksi, Mas Dhito Salurkan Benih Jagung Rp19 M untuk 13.300 Hektare

pdip jatim 260702 bantu benih jagung 1

Bupati Kediri Mas Dhito menyalurkan bantuan 200 ton benih jagung senilai Rp19 miliar untuk 13.300 hektare lahan guna membantu petani menekan biaya produksi.

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) menyalurkan bantuan 200 ton benih jagung senilai Rp19 miliar kepada petani di Kabupaten Kediri.

Bantuan yang menjangkau 13.300 hektare lahan itu diharapkan mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Sebanyak 200 ton benih jagung tersebut disalurkan kepada 683 kelompok tani yang tersebar di 26 kecamatan di Kabupaten Kediri.

Mas Dhito mengatakan, bantuan benih merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meringankan beban biaya yang harus dikeluarkan petani saat memasuki musim tanam.

“Kita tidak berhenti di sini, karena setelah benih kita masih memiliki bantuan nanti alsintan, jumlahnya nanti ditunggu saja,” kata Mas Dhito usai menyerahkan bantuan benih jagung secara simbolis kepada empat kelompok tani, dikutip Kamis (2/7/2026).

Selain penyediaan benih, Pemerintah Kabupaten Kediri juga menyiapkan dukungan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan efisiensi usaha tani.

Mas Dhito menegaskan perhatian pemerintah tidak berhenti pada proses budidaya. Menurutnya, kepastian harga hasil panen juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

Karena itu, ia memastikan hasil panen jagung petani akan mendapat dukungan penyerapan oleh Bulog dengan harga pembelian yang telah ditetapkan pemerintah.

“Pasca panen ini biasanya yang dikeluhkan petani adalah harga yang tidak menentu. Untuk komoditas jagung sudah ditetapkan Rp5.500 per kilogram diserap oleh Bulog,” ujar bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri tersebut.

Saat ini, Kabupaten Kediri memiliki sekitar 56.000 hektare lahan jagung dengan total produksi mencapai 392.000 ton. Rata-rata produktivitas jagung mencapai sekitar 7 ton per hektare.

Dalam kesempatan itu, Mas Dhito juga berdialog dengan para petani untuk mendengar langsung kondisi di lapangan sekaligus mendorong peningkatan produktivitas.

Salah seorang petani asal Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu, Ahmad Rudianto, mengungkapkan lahan di wilayahnya mampu menghasilkan hingga 9 ton jagung per hektare.

Menurutnya, salah satu faktor yang mendukung tingginya hasil panen adalah penggunaan pupuk organik yang berasal dari limbah peternakan.

“Kita banyak menggunakan organiknya, karena di daerah kami selain bertani warga juga berternak,” katanya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Malam Tiba di Flores, Risma dan Ganjar Langsung Temui Pengungsi Gempa

MANGGARAI BARAT – Jajaran DPP PDI Perjuangan tidak menunggu pagi untuk menemui warga terdampak gempa di Flores, ...
KRONIK

Peringati Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis untuk Warga

BANYUWANGI – Beragam cara dilakukan warga Banyuwangi untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Salah satunya, para ...
KABAR CABANG

Energi Baru Pemilu 2029: Gen Z dan Perempuan Dominasi Pengurus Ranting PDIP Mojokerto

MOJOKERTO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto merampungkan seluruh tahapan konsolidasi dan pembentukan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong UMKM Trenggalek Kantongi SNI, Jadi “Jaket Pengaman” Produk

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, mendorong pelaku UMKM di ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi di Tuban

TUBAN – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, menginisiasi program ...
KRONIK

Amithya Ingatkan Generasi Muda Tak Kehilangan Jati Diri di Era Digital

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan jati ...