Selasa
30 Juni 2026 | 12 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Kediri Kaji Penerapan Sekolah 5 Hari, Mas Dhito Libatkan Aspirasi Masyarakat

pdip jatim 260630 masbup dalam kelas

Pemerintah Kabupaten Kediri masih mengkaji penerapan kebijakan sekolah lima hari dengan melibatkan aspirasi masyarakat dan DPRD. Kajian juga mempertimbangkan keberadaan Madrasah Diniyah dan TPQ dalam pembentukan karakter peserta didik.

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri masih mengkaji rencana penerapan kebijakan sekolah lima hari. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) menegaskan, keputusan belum diambil karena pemerintah masih menjaring aspirasi masyarakat sebagai bahan penyempurnaan kebijakan.

Menurut Mas Dhito, masukan dari berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan kebijakan yang diterapkan benar-benar mampu meningkatkan kualitas pendidikan tanpa mengabaikan kondisi sosial yang berkembang di daerah.

“Sampai saat ini masih pada tahap penyusunan kajian dan penjaringan aspirasi masyarakat, sehingga belum ada keputusan final,” ujarnya.

Selain masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kediri juga membuka ruang bagi DPRD untuk memberikan masukan terkait rencana penerapan sekolah lima hari tersebut.

Mas Dhito menjelaskan, meskipun kebijakan sekolah lima hari telah diatur melalui Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017, implementasinya di daerah tetap memerlukan penyesuaian dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah keberadaan madrasah finiyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang selama ini memiliki peran penting dalam pembentukan karakter serta pendidikan keagamaan bagi anak-anak.

Karena itu, pemerintah masih mencari formulasi terbaik agar peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan seiring dengan keberlangsungan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

“Nanti kita cari formulanya, antara tetap enam hari sekolah atau lima hari sekolah, ini masih akan kita kaji,” tegas bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri tersebut.

Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan setiap kebijakan yang diambil nantinya akan mempertimbangkan hasil kajian serta aspirasi masyarakat agar pelaksanaannya memberikan manfaat optimal bagi dunia pendidikan dan perkembangan peserta didik. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Pentas Jaranan di Blitar Wujudkan Trisakti Bung Karno dalam Pelestarian Budaya

Ribuan warga memadati pentas jaranan di Kademangan, Blitar, dalam rangka Bulan Bung Karno. PDI Perjuangan menilai ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Kaji Penerapan Sekolah 5 Hari, Mas Dhito Libatkan Aspirasi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Kediri masih mengkaji penerapan kebijakan sekolah lima hari dengan melibatkan aspirasi ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Resmi Buka Jalan Radial Road Lontar, Urai Kemacetan Surabaya Barat

Pemerintah Kota Surabaya resmi membuka Jalan Radial Road Lontar dan mulai menerapkan uji coba rekayasa lalu lintas ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Surabaya Dorong Pemkot Maksimalkan Pelayanan Perizinan untuk Investor

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya mengoptimalkan pelayanan perizinan melalui sistem ...
LEGISLATIF

Nila Yani Minta RUU Kawasan Industri jadi Prioritas, Indonesia Tak Boleh Kalah Bersaing Rebut Investasi ASEAN

JAKARTA – Persaingan memperebutkan investasi di kawasan Asia Tenggara yang semakin ketat dinilai menjadi momentum ...
KABAR CABANG

Jelang Musran, DPC PDI Perjuangan Ponorogo Minta PAC Siapkan Kandidat Ketua Ranting

PONOROGO – Ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo, Siswandi, memberikan arahan kepada seluruh pengurus PAC terkait ...