Senin
17 Agustus 2026 | 5 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Kediri Kaji Penerapan Sekolah 5 Hari, Mas Dhito Libatkan Aspirasi Masyarakat

pdip jatim 260630 masbup dalam kelas

Pemerintah Kabupaten Kediri masih mengkaji penerapan kebijakan sekolah lima hari dengan melibatkan aspirasi masyarakat dan DPRD. Kajian juga mempertimbangkan keberadaan Madrasah Diniyah dan TPQ dalam pembentukan karakter peserta didik.

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri masih mengkaji rencana penerapan kebijakan sekolah lima hari. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) menegaskan, keputusan belum diambil karena pemerintah masih menjaring aspirasi masyarakat sebagai bahan penyempurnaan kebijakan.

Menurut Mas Dhito, masukan dari berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan kebijakan yang diterapkan benar-benar mampu meningkatkan kualitas pendidikan tanpa mengabaikan kondisi sosial yang berkembang di daerah.

“Sampai saat ini masih pada tahap penyusunan kajian dan penjaringan aspirasi masyarakat, sehingga belum ada keputusan final,” ujarnya.

Selain masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kediri juga membuka ruang bagi DPRD untuk memberikan masukan terkait rencana penerapan sekolah lima hari tersebut.

Mas Dhito menjelaskan, meskipun kebijakan sekolah lima hari telah diatur melalui Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017, implementasinya di daerah tetap memerlukan penyesuaian dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah keberadaan madrasah finiyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang selama ini memiliki peran penting dalam pembentukan karakter serta pendidikan keagamaan bagi anak-anak.

Karena itu, pemerintah masih mencari formulasi terbaik agar peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan seiring dengan keberlangsungan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

“Nanti kita cari formulanya, antara tetap enam hari sekolah atau lima hari sekolah, ini masih akan kita kaji,” tegas bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri tersebut.

Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan setiap kebijakan yang diambil nantinya akan mempertimbangkan hasil kajian serta aspirasi masyarakat agar pelaksanaannya memberikan manfaat optimal bagi dunia pendidikan dan perkembangan peserta didik. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Malam Tiba di Flores, Risma dan Ganjar Langsung Temui Pengungsi Gempa

MANGGARAI BARAT – Jajaran DPP PDI Perjuangan tidak menunggu pagi untuk menemui warga terdampak gempa di Flores, ...
KRONIK

Peringati Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Bagikan Ribuan Bendera Gratis untuk Warga

BANYUWANGI – Beragam cara dilakukan warga Banyuwangi untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Salah satunya, para ...
KABAR CABANG

Energi Baru Pemilu 2029: Gen Z dan Perempuan Dominasi Pengurus Ranting PDIP Mojokerto

MOJOKERTO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto merampungkan seluruh tahapan konsolidasi dan pembentukan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong UMKM Trenggalek Kantongi SNI, Jadi “Jaket Pengaman” Produk

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, mendorong pelaku UMKM di ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi di Tuban

TUBAN – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, menginisiasi program ...
KRONIK

Amithya Ingatkan Generasi Muda Tak Kehilangan Jati Diri di Era Digital

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan jati ...