Selasa
11 Agustus 2026 | 3 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

18 PAC Se-Sidoarjo Serempak Doa Bersama Peringati Haul ke-56 Bung Karno, Libatkan Kiai Kampung Hingga Santunan Anak Yatim

IMG-20260620-WA0068_copy_564x376

SIDOARJO – Memperingati lima puluh enam tahun wafatnya Sukarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, kader-kader PAC di 18 kecamatan se-kabupaten Sidoarjo menggelar doa bersama di wilayah masing-masing, Sabtu (20/6/2026).

Acara dilaksanakan serempak pada jam 18.00 sampai jam 21.00, diikuti pengurus PAC dan warga di lingkungan masing-masing.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Hari Yulianto, doa bersama dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada bapak bangsa yang telah menyerahkan seluruh hidupnya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Kuwalat lah kita semua, sebagai bangsa jika tidak mendoakan sang penggali dasar negara Pancasila,” katanya.

Apalagi, lanjut pria yang juga anggota DPRD Jawa Timur tersebut, dalam upaya memerdekakan Bangsa Indonesia, Bung Karno menghabiskan separuh umurnya untuk menjalani pemenjaraan, pengasingan, hingga percobaan pembunuhan oleh pemerintah kolonial.

Lanjut Hari, dengan doa bersama, berkumpul, sekaligus untuk berkontemplasi terhadap ajaran-ajaran yang diwariskan Sukarno.

“Bagaimana harus saling menghormati dan bertoleransi dalam beragama, mengutamakan kemanusiaan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, adalah nilai-nilai yang harus dijaga kita semua sebagai generasi penerus,” imbuhnya.

Tak kalah penting dari itu, lanjut dia, soal bagaimana Bung Karno mengajarkan bagaimana pentingnya musyawarah mufakat dalam bernegara.

“Yang kesemuanya adalah untuk keadilan bersama. Semua buat satu, satu buat semua,” imbuh Hari.

Doa Kiai Kampung Hingga Anak Yatim Piatu
Pada acara doa bersama, berbagai kelompok masyarakat turut serta.

Di Sukodono, doa bersama dipimpin oleh kiai setempat, Kiai Khusnul Khotim. Di Balongbendo, kepala desa di tempat acara turut hadir.

Di Tarik, sejumlah anak yatim piatu dihadirkan dalam acara untuk diberikan santunan.

Demikian pula di kecamatan-kecamatan lainnya, doa bersama diikuti warga di sekitar tempat acara. (alf)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...