Jumat
25 September 2026 | 4 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Gresik Salurkan Bantuan Modal Rp 215 Juta dan Lahan Baru untuk PKL Semambung

IMG-20260619-WA0041_copy_750x500

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai merealisasikan komitmen pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha yang terdampak penataan kawasan di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo. Dua bulan pasca penertiban, sebanyak 43 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menerima bantuan stimulan usaha senilai Rp5 juta per orang atau total Rp215 juta.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Ruang Rapat Putri Cempo, Kamis (18/6/2026). Bantuan modal usaha itu merupakan hasil kolaborasi sejumlah perusahaan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Gresik untuk memastikan penataan kawasan tetap berjalan beriringan dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat yang terdampak.

“Bantuan stimulan usaha ini akan diserahkan kepada 43 pelaku usaha terdampak penertiban. Masing-masing menerima Rp5 juta sebagai langkah nyata pemulihan ekonomi masyarakat pasca relokasi kawasan,” ujar Gus Yani sapaan akrabnya.

Menurutnya, selama dua bulan terakhir Pemkab Gresik melakukan pendataan, verifikasi, hingga pendampingan terhadap para pelaku usaha terdampak. Hasil pemetaan kebutuhan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di wilayah Driyorejo dan Baznas Gresik agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Yani menegaskan, penataan kawasan yang dilakukan pada April 2026 merupakan bagian dari program normalisasi saluran dan pengendalian banjir di wilayah Driyorejo dan Wringinanom. Setelah proses penataan selesai, pemerintah daerah memfokuskan perhatian pada langkah pemberdayaan ekonomi bagi warga terdampak.

“Setelah penataan kawasan dilakukan, fokus kami adalah memastikan para pelaku usaha bisa kembali bangkit dan mengembangkan usahanya,” kata Gus Yani sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik tersebut.

Selain bantuan modal, Pemkab Gresik juga menyiapkan lahan aset daerah seluas sekitar 1.000 meter persegi yang akan dimanfaatkan dan dikelola oleh paguyuban PKL Semambung sebagai lokasi usaha baru.

Menurut Yani, lahan tersebut diberikan dengan masa kontrak selama lima tahun. Untuk meringankan beban pelaku usaha, Pemkab juga memberikan dispensasi retribusi selama enam bulan pertama. Setelah itu, para pedagang mulai membayar retribusi sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan.

“Selain bantuan modal usaha, kami juga menyediakan lahan relokasi yang bisa dimanfaatkan paguyuban PKL Semambung. Harapannya, tempat ini bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang tertata dan berkelanjutan,” jelasnya.

Yani juga mengingatkan pentingnya peran paguyuban dan para pedagang dalam menjaga fasilitas yang telah disediakan pemerintah.

“Kami berharap seluruh PKL dan paguyuban dapat menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lokasi relokasi agar tetap nyaman bagi pedagang maupun pengunjung,” pesannya.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, M. Adhim (42), mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan pemerintah daerah. Menurutnya, bantuan modal usaha tersebut sangat membantu para pedagang untuk kembali memulai usaha setelah terdampak penataan kawasan.

“Dampak penertiban kemarin memang berat bagi kami. Tapi dengan adanya bantuan modal dan perhatian dari pemerintah, kami merasa tidak berjalan sendirian. Bantuan ini akan kami manfaatkan untuk menata kembali usaha demi memenuhi kebutuhan keluarga,” ungkapnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...
PEMILU

PDI Perjuangan Usulkan Parliamentary Threshold 6 Persen untuk RUU Pemilu

JAKARTA – PDI Perjuangan akan membawa usulan parliamentary threshold (PT) sebesar 6 persen sebagai sikap resmi ...