Minggu
25 Oktober 2026 | 5 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Harlah Bung Karno, PDIP Kabupaten Blitar Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Kerja Kerakyatan

pdip jatim 260606 harlah bk blitar 1

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Hari Lahir Bung Karno dengan doa bersama dan tumpengan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk meneguhkan semangat gotong royong, kerja kerakyatan, dan konsolidasi kader.

BLITAR – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar memanfaatkan peringatan Hari Lahir Bung Karno sebagai momentum untuk meneguhkan kembali semangat gotong royong, kerja-kerja kerakyatan, serta penguatan konsolidasi kader dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa ke depan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam tasyakuran Hari Lahir Bung Karno yang digelar di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Jalan Soekarno Hatta, Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno itu dihadiri jajaran pengurus DPC, PAC, badan dan sayap partai, kader, simpatisan, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar.

Suasana khidmat terasa sejak awal acara yang diawali dengan doa bersama. Menariknya, doa tersebut memadukan tradisi Jawa dan nilai-nilai Islam sebagai simbol penghormatan terhadap keberagaman budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi dan UMKM DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Endik Susilo. Potongan tumpeng diserahkan kepada Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Taufich, sebagai simbol estafet perjuangan dan kebersamaan antar kader.

Endik mengatakan, peringatan Hari Lahir Bung Karno bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Sang Proklamator kepada bangsa Indonesia.

“Tepat pada 6 Juni 2026 ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menggelar tasyakuran Hari Lahir Bung Karno. Momentum ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus menggelorakan semangat juang sesuai ajaran dan konsep perjuangan Bung Karno yang telah ditularkan kepada anak bangsa,” ujarnya.

Menurut Endik, semangat perjuangan Bung Karno harus diwujudkan melalui kerja nyata di tengah masyarakat, menjaga tradisi gotong royong, serta memperkuat kedekatan antara kader partai dengan rakyat.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh kader untuk terus hadir di tengah masyarakat dan ikut memperjuangkan berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.

“Momen ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pengurus dan kader partai untuk semakin giat merapat ke rakyat, berjuang bersama rakyat, dan bergotong royong membangun bangsa sesuai cita-cita Indonesia,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan Kabupaten Blitar yang selama ini menjaga soliditas organisasi sekaligus aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, semangat gotong royong yang menjadi salah satu warisan terbesar Bung Karno harus terus dirawat melalui tindakan nyata, bukan hanya slogan.

“Tasyakuran ini menjadi bentuk syukur sekaligus ajakan kepada seluruh keluarga besar PDI Perjuangan untuk terus bergotong royong membangun kehidupan masyarakat dan menjaga dinamika sosial yang sehat demi Indonesia yang lebih maju,” ungkapnya.

Menghadapi dinamika politik ke depan, Endik berharap momentum Bulan Bung Karno mampu memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus membangun optimisme menuju tahun 2029.

Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan, memperkuat kerja-kerja kerakyatan, serta terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Endik juga mengingatkan kembali pesan perjuangan Bung Karno yang dinilai tetap relevan sepanjang zaman.

“Bung Karno mengajarkan kita tentang keberanian berpikir, keikhlasan berjuang, dan cinta kepada rakyat. Mari teruskan api perjuangannya untuk Indonesia Raya,” tegasnya.

Melalui peringatan Hari Lahir Bung Karno tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga nilai-nilai Pancasila, memperkuat persatuan, serta terus mengabdi kepada rakyat sebagaimana ajaran yang diwariskan Bung Karno.

Semangat itu terus digaungkan melalui pesan “Jas Merah” atau Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah, yang menjadi pengingat penting bagi seluruh kader untuk merawat jejak perjuangan para pendiri bangsa. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Kemloko Jadi Agropolitan, Kembangkan Potensi Wisata Koi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong masyarakat Desa Kemloko, Kecamatan ...
KRONIK

Gandrung Sewu 2026, saat Keanggunan Tradisi Berpadu dengan Kemegahan Teknologi Pertunjukan

BANYUWANGI – Pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026, yang perdana digelar malam hari berlangsung megah, di ...
KRONIK

Bunda Nia Lepas Karnaval PAUD, Ajak Orang Tua Perkuat Pendidikan Karakter Anak

SUMENEP – Bunda PAUD Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak orang tua dan masyarakat untuk memperkuat ...
KABAR CABANG

Merah Muda Fest, PDIP Surabaya Ajak 200 Anak Muda Bersihkan Pantai Kenjeran

SURABAYA – Sekitar 200 anak muda mengikuti aksi bersih-bersih pantai dan laut Kenjeran yang digelar DPC PDI ...
LEGISLATIF

6.000 Liter Pertalite Masih di Tangki, Guntur Wahono Desak Pengawasan BBM Diperketat

SURABAYA – Pengawasan distribusi BBM bersubsidi di Jawa Timur perlu diperketat menyusul temuan sekitar 6.000 liter ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Magetan Buka Water Station Napak Tilas, Usul Festival Sejarah untuk Anak Muda

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan membuka water station untuk mendukung peserta Napak Tilas dalam ...