Minggu
06 September 2026 | 12 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

KNPI Sumenep Gelar Doa Bersama untuk Bung Karno, Bupati Fauzi: Harus Menjadi Energi Positif

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-02062026

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengapresiasi langkah DPD KNPI Sumenep menggelar penghormatan dan doa bersama untuk Proklamator RI, Ir. Soekarno, dalam rangka Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno, pada Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Pendapa Agung Keraton Sumenep itu berlangsung serentak di 27 kecamatan se-Kabupaten Sumenep. Acara tersebut juga menjadi bagian dari Kalender Event Sumenep 2026.

Dalam sambutannya, Fauzi menyampaikan penghargaan kepada KNPI Sumenep sebagai penggagas kegiatan yang dinilai mampu menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada DPD KNPI Sumenep beserta seluruh elemen yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Semangat memperingati Bulan Bung Karno harus menjadi energi positif untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan kebangsaan,” ujar Fauzi.

Menurutnya, Bulan Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh sang proklamator kepada bangsa Indonesia.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menegaskan, pemikiran Bung Karno masih relevan hingga saat ini. Gagasan tentang persatuan, gotong royong dan nasionalisme tetap menjadi fondasi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Generasi muda harus menjadikan semangat Bung Karno sebagai pemicu untuk memajukan Sumenep dan Indonesia. Membangun memang tidak mudah, tetapi mempertahankan hasil pembangunan juga tidak kalah sulit,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keberagaman sebagai kekuatan bangsa. Menurut Fauzi, Sumenep merupakan contoh daerah yang mampu merawat kerukunan di tengah perbedaan suku, budaya, bahasa dan agama.

“Sumenep memberikan teladan bagi Nusantara. Kita memiliki banyak pulau, budaya dan bahasa, namun tetap bersatu dalam semangat kebersamaan. Inilah jalan menuju persatuan Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Alif Rofiq, mengatakan bahwa penghormatan dan doa bersama untuk Bung Karno digelar sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa-jasa sang proklamator sekaligus penggali Pancasila.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang refleksi bagi generasi muda untuk memahami nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan Bung Karno dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Momentum awal bulan Juni ini menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengenang jasa-jasa Bung Karno sekaligus merefleksikan nilai-nilai kebangsaan yang beliau wariskan. Semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme harus terus hidup di kalangan pemuda,” terangnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...