Minggu
06 September 2026 | 9 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Untari Ingatkan Dana Masyarakat untuk Kopdes Merah Putih Digunakan Proporsional

PDIP-Jatim-Sri-Untari-19012024
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari Bisowarno, memberikan keterangan pers di Kantor DPD Jatim terkait pengumuman calon pendamping Tri Rismaharini untuk Pilgub Jatim 2024, Selasa (27/8/2024).

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno, meminta para pemangku kepentingan untuk lebih selektif dalam memilih lokasi pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Hal ini merespons laporan mengenai lokasi pembangunan yang dinilai tidak lazim, seperti di dekat area pemakaman hingga penempatan beberapa unit dalam satu jalur jalan yang sama.

“Lokasi-lokasi yang seperti ini mestinya antara kepala desa, kemudian pengurus koperasi merah putih dan semualah yang terlibat dalam pembangunan itu meneliti dulu lahannya itu,” ujar Untari usai upacara Harlah Pancasila di kantor PDI Perjuangan Jatim, pada Senin (1/6/2026).

Menurut dia, pembangunan koperasi harus didasari penelitian lahan yang matang agar memberikan manfaat nyata bagi warga desa. Koordinasi antara kepala desa dan pengurus koperasi sangat krusial untuk menentukan titik pembangunan agar penggunaan anggaran bisa dipertanggungjawabkan.

“Apapun itu yang dipakai atau dibangun adalah uang yang berasal dari masyarakat. Jadi harus pas proporsional sesuai dengan itu,” sebutnya.

Sebagai calon pusat distribusi kebutuhan pokok, lanjutnya, pemilihan lokasi kopdes tidak boleh asal-asalan. Menurutnya, kriteria utama lokasi adalah berada di kawasan ramai yang mudah dijangkau oleh berbagai moda transportasi, mulai dari sepeda motor hingga mobil.

Untuk itu, lokasi strategis menjadi syarat mutlak karena peran koperasi ini di masa depan sangat vital bagi ketahanan pangan lokal.

“Ke depan, ini mau dipakai sebagai sentral jalur distribusi sembako di masing-masing desa dan kelurahan. Jadi, harus cari kawasan yang mudah dijangkau,” sebutnya.

Untari juga mengingatkan pentingnya efektivitas lahan sebagai kunci agar aset yang dibangun tidak menjadi sia-sia. Koordinasi antara pihak desa dan tim pembangunan menjadi mutlak diperlukan guna memastikan koperasi benar-benar berfungsi sebagai urat nadi ekonomi lokal, bukan sekadar bangunan fisik di lokasi yang sepi.

“Karena ke depan kan mau dipakai untuk sebagai sentral jalur distribusi di masing-masing tempat, masing-masing desa dan kelurahan. Jadi harus cari kawasan yang sudah dicampur,” pungkas anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim itu. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kedungwaru Siap Rebut Kemenangan Pemilu

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal dalam rangka Musyawarah ...
BERITA TERKINI

Dewanti: Investasi Pariwisata Harus Diikuti Kesiapan Infrastruktur

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan, masifnya investasi di sektor ...
BERITA TERKINI

Semeru Erupsi, Eko Yunianto Minta Mitigasi Bencana Diperkuat

Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto meminta mitigasi Gunung Semeru diperkuat, jalur evakuasi dipastikan siap, serta ...
KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...