Novita Hardini mendorong pelestarian budaya Trenggalek lewat bantuan CSR BRI Rp400 juta untuk pembangunan Lapangan Budaya Dongko.
TRENGGALEK — Upaya pelestarian adat dan budaya lokal di Kabupaten Trenggalek kembali mendapat dukungan. Melalui aspirasi Anggota DPR RI, Novita Hardini, PT Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Trenggalek menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp400 juta untuk pengembangan fasilitas budaya di Kecamatan Dongko.
Bantuan tersebut diberikan kepada Lembaga Penggiat Budaya Kecamatan Dongko untuk pembangunan gapura dan pagar Lapangan Budaya di Krajan, Desa Dongko, Kecamatan Dongko.
Novita Hardini menyampaikan apresiasi atas komitmen BUMN dalam mendukung penguatan infrastruktur kebudayaan di daerah, khususnya di Trenggalek yang dikenal memiliki kekayaan tradisi dan kearifan lokal.
“Lapangan Budaya Dongko bukan sekadar ruang terbuka, melainkan episentrum kreativitas dan penjaga api tradisi masyarakat Trenggalek. Pembangunan gapura dan pagar ini adalah langkah awal yang krusial untuk memberikan wajah baru yang lebih representatif, aman, dan membanggakan bagi para pelaku seni serta masyarakat luas,” ujar Novita dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).
Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai investasi pada sektor budaya memiliki dampak berantai yang besar, termasuk terhadap penguatan ekonomi kreatif dan sektor pariwisata daerah.
Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya menjaga identitas lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Novita mengatakan sinergi antara legislatif, BUMN, dan komunitas lokal menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan berbasis budaya di daerah.
“Saya akan terus memastikan program-program tanggung jawab sosial perusahaan dapat menyasar sektor-sektor vital yang menyentuh akar rumput, termasuk pelestarian identitas budaya bangsa,” katanya.
Novita berharap pembangunan fasilitas Lapangan Budaya Dongko dapat memicu semangat generasi muda untuk terus melestarikan budaya lokal atau nguri-uri budaya Jawa.
Selain itu, keberadaan fasilitas budaya yang lebih representatif diharapkan mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan pelaku UMKM di sekitar lokasi.
“Kami berharap dengan wajah baru Lapangan Budaya Dongko nanti, semangat generasi muda di Dongko dan sekitarnya untuk nguri-uri budaya Jawa akan semakin terus berjalan,” ujarnya.
“Serta tentu saja, mampu menarik wisatawan dan menggerakkan roda ekonomi pelaku UMKM di sekitar lokasi,” pungkasnya. (aris/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











