Selasa
06 Oktober 2026 | 4 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Wajah Kota Surabaya, Baktiono Dorong Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Bergaya Eropa

pdip-jatim-250531-baktiono

Baktiono mendorong revitalisasi Pasar Keputran Selatan bergaya Eropa demi memperkuat wajah Kota Surabaya.

SURABAYA — Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Baktiono, mendorong revitalisasi Pasar Keputran Selatan dilakukan dengan desain bangunan berstandar Belanda, Eropa, hingga internasional agar selaras dengan karakter kawasan tengah Kota Surabaya.

Menurut politisi senior PDI Perjuangan itu, kawasan Keputran dan sekitarnya memiliki banyak bangunan peninggalan kolonial yang masih kokoh dan bernilai estetika tinggi.

Karena itu, revitalisasi pasar tidak boleh dilakukan asal-asalan tanpa mempertimbangkan identitas kawasan kota lama. “Kalau bisa bangunannya standar Belanda, Eropa maupun internasional,” ujar Baktiono kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).

Baktiono menilai Pasar Keputran Selatan bukan sekadar pusat perdagangan biasa, melainkan bagian penting dari wajah Kota Surabaya.

Lokasinya yang berada di kawasan tengah kota dinilai memiliki nilai historis sekaligus potensi wisata perkotaan. “Seperti di Jalan Darmo, Keputran, Dinoyo dan sekitarnya itu banyak bangunan peninggalan zaman Belanda,” katanya.

Menurutnya, banyak wisatawan mancanegara datang ke Surabaya untuk melihat karakter bangunan lama yang masih terjaga. Karena itu, desain revitalisasi pasar harus mampu menyesuaikan dengan lingkungan sekitar agar tetap memiliki nilai estetika dan daya tarik kota.

Baktiono menegaskan revitalisasi Pasar Keputran Selatan tidak cukup hanya memperbaiki bangunan fisik atau memindahkan pedagang. Ia meminta pembangunan dilakukan dengan konsep modern dan perencanaan matang agar benar-benar berdampak jangka panjang.

“Pasar Keputran ini salah satu pusat perdagangan penting di Surabaya. Kalau direvitalisasi harus sekalian bagus, tertata, bersih, dan nyaman,” ujarnya.

Selain bangunan utama, Komisi B DPRD Surabaya juga menyoroti pentingnya penataan sanitasi, drainase, pengolahan limbah, hingga sirkulasi kendaraan di sekitar pasar. Menurutnya, aspek tersebut menjadi kunci agar kawasan pasar tidak lagi terlihat semrawut.

Baktiono bahkan meminta desain revitalisasi dirombak ulang apabila belum sesuai dengan karakter kawasan kota lama. Ia memastikan DPRD Surabaya siap mendukung penganggaran apabila konsep pembangunan benar-benar dirancang serius dan memiliki nilai arsitektur yang kuat.

“Kalau desainnya biasa saja, lebih baik di-redesign yang luar biasa. Anggaran pasti akan kami setujui,” tegasnya.

Ia berharap Pasar Keputran Selatan nantinya tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga ikon pasar tradisional modern yang merepresentasikan wajah Kota Surabaya.

Selain soal desain, DPRD Surabaya juga meminta proses revitalisasi tetap memperhatikan nasib pedagang selama masa pembangunan berlangsung. Komisi B berharap relokasi sementara ke tempat penampungan sementara (TPS) tidak mengganggu aktivitas ekonomi warga.

Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya melalui PT Pasar Surya memastikan revitalisasi Pasar Keputran Selatan tetap berjalan dengan konsep pasar tradisional semi-modern yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Revitalisasi ditargetkan rampung pada 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah perkembangan pusat perbelanjaan modern di Surabaya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Merah, Alun-Alun, dan Prediksi Widarto

JEMBER – Warna merah menjadi salah satu keyakinan Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, ketika menyaksikan laga ...
KRONIK

Bupati Fauzi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Desa Terdampak Kekeringan, Warga: Sangat Berarti

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memantau langsung bantuan air bersih kepada masyarakat yang ...
KRONIK

Fatmawati Trophy 2026: Merawat Kesederhanaan Fatmawati Lewat Karya Budaya Jawa Timur

SURABAYA — Sebuah kebaya tidak selalu sekadar bicara tentang kain, motif, atau potongan busana. Di baliknya bisa ...
KRONIK

Di Brau, Secangkir Susu dan Seekor Anak Sapi Menjadi Cerita tentang Ekonomi Kerakyatan

BATU – Biasanya doorprize festival berupa sepeda, peralatan elektronik, atau voucher belanja. Namun Festival Nyusu ...
HEADLINE

Fatmawati Trophy 2026, Jatim Bawa Kearifan Lokal ke Panggung Nasional

Jawa Timur menyiapkan Banyuwangi, Kota Batu dan Trenggalek untuk Fatmawati Trophy 2026. Tak hanya desain, cerita ...
SEMENTARA ITU...

Haornas di Trenggalek, Doding Ajak Warga Jalan Sehat Sambil Jaga Lingkungan

TRENGGALEK – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Kabupaten Trenggalek tidak hanya menjadi momentum ...