Rijanto berharap lembaga pendidikan keagamaan menjadi garda terdepan mencetak generasi Islami unggul dan berkarakter di Blitar.
BLITAR — Bupati Blitar, Rijanto, berharap lembaga pendidikan keagamaan terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang unggul, mandiri, inovatif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama.
Harapan itu disampaikan Rijanto saat menghadiri peringatan Milad ke-13 Yayasan Al Mahmud Bacem di halaman MI Plus Al Mahmud, Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kamis (14/5/2026).
“Yayasan Al Mahmud diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi Islami yang unggul, mandiri, inovatif, dan tetap berpegang teguh pada ajaran agama,” ujar Rijanto.
Momentum milad berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan.

Sejumlah tokoh agama, pengurus yayasan, wali murid, hingga masyarakat tampak hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang dipadukan dengan berbagai penampilan religius dari para siswa.
Dalam kesempatan itu, Rijanto kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar dalam mendukung penguatan pendidikan berbasis karakter dan nilai keagamaan.
Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga harus membangun moral dan spiritual generasi muda.
“Pendidikan harus mampu membentuk karakter dan akhlak generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan zaman,” katanya.
Rijanto juga menyampaikan apresiasi atas perjalanan Yayasan Al Mahmud yang selama 13 tahun konsisten bergerak di bidang pendidikan, dakwah, dan pengabdian sosial kemasyarakatan.
Ia menilai keberadaan lembaga pendidikan berbasis Islam memiliki posisi strategis dalam membangun sumber daya manusia yang kuat secara intelektual maupun spiritual.

“Selamat dan sukses atas Milad ke-13 Yayasan Al Mahmud. Semoga momentum ini menjadi tonggak untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu juga menyampaikan terima kasih kepada para pendiri dan pengurus yayasan atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan di Kabupaten Blitar.
Menurut Rijanto, pembangunan daerah yang berkelanjutan harus ditopang kualitas sumber daya manusia yang baik.
Karena itu, sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan dinilai penting untuk menciptakan generasi yang berkarakter dan berdaya saing.
Ia berharap generasi muda yang lahir dari lembaga pendidikan Islam mampu membawa Kabupaten Blitar menjadi daerah yang semakin maju dan berjaya. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










