
NGAWI – Sebuah bangunan dapur milik Rupini, warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, terbakar pada Rabu sore (13/5/2026). Peristiwa itu terjadi saat pemilik rumah sedang pergi berjualan.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, kebakaran diduga berasal dari tungku dapur yang sebelumnya digunakan untuk memasak. Usai memasak, korban pergi berjualan tanpa menyadari api di tungku belum sepenuhnya padam.
Api kemudian merembet ke tumpukan kayu bakar di sekitar dapur hingga membesar dan membakar bangunan dapur yang berada di bagian belakang rumah.
Beruntung api segera dapat dijinakkan, sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya di sekitar lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut, dapur korban hangus terbakar dan menyisakan dinding serta rangka atap yang gosong.
Dukungan Moril dan Materiil
Mendapat kabar adanya kebakaran tersebut, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Paron langsung mendatangi rumah korban untuk memberikan bantuan dan dukungan moril.
Kunjungan dipimpin Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Paron, Drs. Suradji, MM, yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi, bersama sejumlah pengurus PAC.
“Setelah mendapatkan kabar adanya rumah warga di wilayah Kecamatan Paron yang mengalami bencana kebakaran, kami datang ke rumah korban untuk memberikan dukungan dan bantuan,” kata Pak Radji, Kamis (14/5/2026).

Bantuan yang diberikan kepada Mbah Rupini berupa uang tunai untuk membantu meringankan beban korban, khususnya dalam perbaikan dapur yang terbakar.
Selain menyerahkan bantuan, Pak Radji juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau.
Ia meminta warga memastikan tidak ada api yang masih menyala saat meninggalkan rumah, termasuk memeriksa kondisi instalasi listrik agar tetap aman.
“Termasuk memastikan kondisi instalasi listrik di rumah dalam keadaan aman. Kejadian kebakaran sering terjadi karena adanya korsleting listrik,” ujarnya. (amd/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









