Novita Hardini menggelar UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek untuk mendorong generasi muda berprestasi lewat olahraga.
TRENGGALEK — Anggota DPR RI Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini, kembali menunjukkan komitmennya mendukung pengembangan generasi muda melalui olahraga.
Melalui yayasan yang didirikannya, politisi PDI Perjuangan itu menggelar turnamen UPRINTIS Futsal League 2026 di GOR Gajah Putih Trenggalek pada 11–12 Mei 2026.
Turnamen tersebut menjadi wadah bagi anak-anak muda Trenggalek untuk menyalurkan bakat dan mengembangkan kemampuan di bidang olahraga, khususnya futsal.
“Tujuannya ini membuka wadah bagi anak-anak muda untuk bisa terus berkreasi mengembangkan bakat-bakatnya, khususnya di bidang olahraga,” ujar Novita usai membuka kegiatan, Senin (11/5/2026).
Menurut Novita, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan daya saing.
Karena itu, olahraga dinilai menjadi salah satu sarana penting dalam membentuk kualitas generasi penerus bangsa.

“Kita tahu bahwa Indonesia sedang sangat membutuhkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Salah satunya membangun kualitas anak bangsa dengan olahraga,” katanya.
Di dalam arena GOR Gajah Putih, suasana pertandingan terlihat cukup semarak. Sorak dukungan penonton beberapa kali terdengar ketika tim-tim peserta saling beradu cepat di lapangan futsal.
Sebagian pemain bahkan tampak datang dengan rombongan suporter dari sekolah dan komunitas masing-masing.
Novita menegaskan, turnamen olahraga bukan sekadar ajang mencari juara.
Lebih dari itu, kompetisi menjadi ruang pembinaan karakter generasi muda. Mulai dari melatih disiplin, sportivitas, kerja sama tim, hingga mental kompetitif untuk meraih prestasi.
Ia berharap dari ajang tersebut nantinya lahir atlet-atlet muda asal Trenggalek yang mampu membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.

“Saya ingin ada perwakilan dari Trenggalek yang bisa berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat regional, nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Novita juga mengajak masyarakat mulai mengubah paradigma soal prestasi anak muda.
Menurutnya, keberhasilan generasi muda tidak hanya diukur dari nilai akademik semata.
“Prestasi itu tidak hanya di bidang akademik saja. Namun ada seni, olahraga, jurnalistik dan lainnya, dan ini adalah prestasi yang dibutuhkan Indonesia di masa depan,” tegasnya.
Ia mengaku senang melihat tingginya antusiasme peserta dan masyarakat dalam turnamen tersebut.
Novita juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, KONI, dan berbagai elemen masyarakat yang ikut membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Turnamen ini membuktikan bahwa anak-anak muda membutuhkan wadah untuk berkembang,” pungkasnya. (aris/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











