Minggu
01 November 2026 | 3 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

IMG-20260326-WA0037

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan memangkas sejumlah item belanja.

“Fokus utama kami adalah melakukan langkah-langkah efisiensi anggaran di lingkungan kerja DPRD,” ujar
Plt Ketua DPRD Magetan, H. Suyatno, Kamis (30/4/2026).

“Anggaran pokir (pokok pikiran) DPRD tahun 2026 ditiadakan. Juga meminimalisasi kegiatan seremonial,” sinyalemen dari Suyatno soal pos-pos belanja yang bisa dipangkas.

Untuk diketahui, pokir adalah adalah usulan program atau proyek pembangunan yang disampaikan oleh anggota DPRD, berdasarkan usulan atau masukan masyarakat hasil serap aspirasi pada masa reses atau jeda persidangan.

Usulan kemudian dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan dibiayai APBD. Pokir sendiri bertujuan menjembatani kebutuhan riil warga dengan perencanaan pembangunan daerah.

Efisiensi anggaran, lanjut Suyatno, agar penggunaan instrumen keuangan daerah lebih tepat sasaran

Ia menambahkan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi internal untuk memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan maksimal di sisa tahun anggaran ini.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif
Langkah dilakukan DPRD Magetan juga seiring dengan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ.

“Kami di DPRD Magetan berkomitmen untuk mentaati Surat Edaran Mendagri tersebut,” kata Suyatno.

Dia menambahkan, kepatuhan terhadap regulasi dari Kemendagri merupakan bagian dari upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Suyatno juga menyampaikan pentingnya sinergi antara kepala daerah dan DPRD. Pasalnya, kedua lembaga tersebut saling berkaitan dalam menjalankan roda pemerintahan.

“APBD harus dikelola layaknya rumah tangga yang sehat, yakni pendapatan harus lebih besar daripada belanja. Oleh karena itu, diharapkan agar anggota DPRD tidak merealisasikan anggaran belanja di luar program prioritas,” pungkasnya.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...