Rabu
05 Agustus 2026 | 10 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

KBS Berhasil Kembangbiakkan Komodo, Eri Cahyadi: Bisa Menaikkan Animo Masyarakat

PDIP-Jatim-Eri-Cahyadi-30042026

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Kebun Binatang Surabaya (KBS) berhasil mengembangbiakkan komodo hingga menarik minat lembaga konservasi internasional.

Menurutnya, permintaan peminjaman sepasang komodo dari iZoo Jepang muncul karena keberhasilan KBS dalam penangkaran mandiri, yang menempatkan Surabaya sebagai salah satu pengelola terbaik di antara 80 kebun binatang di Indonesia.

Melalui skema peminjaman ini, KBS akan menerima timbal balik berupa panda merah serta spesies mamalia dan reptil lainnya dari Jepang guna menambah kekayaan hayati bagi generasi mendatang.

“Karena kita berhasil dalam pengembangbiakan komodo, maka di Jepang itu kebun binatang reptilnya, mereka meminta kita untuk mengirim, mereka meminjam komodo, dan kita akan mendapat pinjaman satwa dari jepang,” ujarnya, pada Rabu (29/4/2026).

Politisi PDI Perjuangan itu mendorong seluruh jajaran direksi KBS untuk terus melakukan inovasi dalam pengelolaan. Namun dengan catatan tegas untuk selalu memprioritaskan animal welfare atau kesejahteraan satwa.

“Inilah yang saya harapkan seluruh direksi di KBS bisa melakukan inovasi, dengan catatan tetap menjaga kesejahteraannya satwa,” sebutnya.

Ia berharap, kolaborasi ini tidak hanya berdampak pada kelestarian satwa, tetapi juga mampu meningkatkan animo masyarakat baik di Surabaya maupun di Jepang untuk lebih mencintai keanekaragaman hayati.

“Semoga ini membawa dampak yang baik untuk Jepang dan Surabaya. Bisa menaikan animo masyarakat yang ada di Surabaya maupun di iZoo Jepang,” jelasnya.

Sementara Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, menyebut, peran mereka bukan hanya sebagai tempat pameran satwa, melainkan pusat konservasi. Sebagai lembaga konservasi, tambah dia, KBS berkewajiban melakukan pelepasliaran satwa, termasuk komodo, guna memperkaya genetik di alam liar dan mencegah kepunahan.

“Dari Surabaya untuk dunia. Konservasi adalah tanggung jawab bersama dan kolaborasi hari ini adalah langkah nyatanya,” sebutnya.

“Jika nantinya komodo tersebut beranak pinak di Jepang, anak-anaknya tetap menjadi milik Indonesia, dan ada kemungkinan sebagian akan dikirim kembali ke KBS,” tandasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Panitia Soekarno Cup 2026 Pastikan Persiapan Mencapai Seratus Persen

SURABAYA – Panitia Soekarno Cup 2026 menyatakan kesiapan penuh menjelang pembukaan turnamen yang akan menyajikan ...
KRONIK

Hj. Ansari Tegaskan Dana Haji Tidak Mengendap: Dikelola Transparan dan Berbasis Syariah

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil Jatim XI (Madura), Hj. Ansari, mengajak masyarakat Madura untuk ...
KRONIK

Bupati Lukman: Integritas Itu Fondasi, Kepercayaan Publik Nomor Satu

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menghadirkan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Keberhasilan Pembangunan Blitar Ditentukan Kualitas SDM, Bukan Sekadar Infrastruktur

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan keberhasilan pembangunan daerah tidak semata diukur dari banyaknya ...
KRONIK

Mahasiswa STAI Al Utsmani Dapat KIP 6 Juta Per Semester, Ina: Gunakan untuk Kebutuhan Kuliah

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, menegaskan bahwa Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) ...
LEGISLATIF

Infrastruktur Jadi Prioritas Perubahan APBD 2026, DPRD Jatim Respons Aspirasi Desa

DPRD Jawa Timur dan Pemprov Jatim menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pembangunan infrastruktur sebagai ...