NGAWI – Pemerintah mulai menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat Kabupaten Ngawi melalui Perum Bulog. Bantuan berupa beras dan minyak goreng tersebut mulai didistribusikan kepada penerima manfaat pada Kamis (30/4/2026).
Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko hadir langsung dalam peluncuran penyaluran bantuan yang digelar di Kantor Desa Watualang, Kecamatan Ngawi.
Di desa tersebut, sebanyak 1.240 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan yang disalurkan secara langsung berdasarkan undangan.
Wabup Antok mengatakan, setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.
“Kalau kita melihat cakupan penerima bantuan ini sangat besar. Tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan keluarga, tetapi juga membantu menjaga stabilitas harga beras dan minyak goreng,” ujarnya.

Wabup Antok menjelaskan, penyaluran bantuan pangan ini dilakukan secara bertahap di seluruh desa di Kabupaten Ngawi. Distribusi dimulai akhir April dan ditargetkan rampung pada Mei 2026.
Ia menambahkan, penerima bantuan merupakan masyarakat yang terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang telah disesuaikan berdasarkan desil atau tingkat kesejahteraan.
Jangkau 166.903 keluarga
Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, menyebutkan total penerima bantuan di Kabupaten Ngawi mencapai 166.903 keluarga. Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk periode Februari dan Maret 2026.
“Penyaluran ini merupakan arahan langsung dari Presiden. Kami targetkan seluruh bantuan sudah tersalurkan pada akhir Mei,” katanya.
Secara keseluruhan, sebanyak 3,3 juta kilogram beras dan 667.612 liter minyak goreng akan disalurkan kepada masyarakat Ngawi.
Agung menambahkan, keberlanjutan program bantuan pangan tersebut masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari pemerintah pusat setelah proses penyaluran tahap ini selesai. (amd/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










