Rabu
07 Oktober 2026 | 9 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi VIII DPR Minta Praktik Haji Ilegal Ditindak Tegas 

IMG-20260430-WA0011

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Pemerintah Arab Saudi dalam menindak praktik haji ilegal.

Pernyataan ini merespons penangkapan tiga warga negara Indonesia (WNI) oleh otoritas keamanan Makkah pada Rabu (29/4/2026), atas dugaan penipuan layanan haji melalui media sosial.

​Abidin menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi resmi bukan sekadar masalah administratif, melainkan menyangkut kehormatan umat serta stabilitas hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi.

​”Komisi VIII selalu menekankan bahwa ibadah haji harus melalui jalur resmi, baik itu visa haji reguler maupun haji khusus. Ini demi keselamatan, keamanan, serta keabsahan dalam menjalankan ibadah,” ujar Abidin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/4/2026).

​Modus Penyamaran Petugas

​Berdasarkan laporan kantor berita Saudi SPA, ketiga WNI tersebut ditangkap beserta sejumlah barang bukti berupa uang tunai, perangkat komputer, dan kartu identitas haji palsu.

Mirisnya, saat digerebek, dua dari tiga pelaku dilaporkan mengenakan seragam yang menyerupai petugas haji Indonesia untuk meyakinkan calon korbannya.

​Abidin Fikri, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut, menyoroti secara khusus keterlibatan oknum yang menggunakan atribut resmi negara.

​”Jika benar terbukti bahwa pelaku adalah bagian dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), pemerintah harus bertindak tanpa kompromi. Cabut statusnya, pulangkan ke tanah air, dan proses secara hukum,” tegas Abidin.

​Koordinasi Lintas Kementerian

​Guna merespons kejadian ini, Komisi VIII DPR RI mengimbau Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Luar Negeri, serta Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah untuk segera berkoordinasi dengan otoritas Saudi.

Langkah ini diperlukan untuk memantau proses hukum agar tetap berjalan adil, sekaligus memastikan tidak ada jemaah lain yang menjadi korban lebih jauh.

​Selain penegakan hukum, Abidin juga mendorong pemerintah untuk melakukan sosialisasi masif kepada masyarakat mengenai risiko besar haji tanpa visa resmi.

​”Pemerintah harus terus memberikan edukasi agar WNI tidak tergiur tawaran haji ilegal. Risikonya sangat berat, mulai dari sanksi penjara hingga deportasi dan pencekalan masuk ke Arab Saudi dalam jangka waktu lama,” tambah Abidin.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...
KRONIK

Gandeng BSI, Bupati Ipuk Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

BANYUWANGI – Upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi banyak pihak. Kali ini, ...
EKSEKUTIF

Eri Ungkap Alasan 13 Kepala PD Surabaya Diganti: Bukan Soal Suka atau Tidak Suka

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan alasan pergantian 13 kepala perangkat daerah dalam setahun. Evaluasi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...
KRONIK

Pejabat Banyuwangi Jalani Tes Urine dan Tandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba

BANYUWANGI – Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mulai camat hingga kepala Organisasi Perangkat ...