Rabu
19 Agustus 2026 | 1 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi VIII DPR Minta Praktik Haji Ilegal Ditindak Tegas 

IMG-20260430-WA0011

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Pemerintah Arab Saudi dalam menindak praktik haji ilegal.

Pernyataan ini merespons penangkapan tiga warga negara Indonesia (WNI) oleh otoritas keamanan Makkah pada Rabu (29/4/2026), atas dugaan penipuan layanan haji melalui media sosial.

​Abidin menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi resmi bukan sekadar masalah administratif, melainkan menyangkut kehormatan umat serta stabilitas hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi.

​”Komisi VIII selalu menekankan bahwa ibadah haji harus melalui jalur resmi, baik itu visa haji reguler maupun haji khusus. Ini demi keselamatan, keamanan, serta keabsahan dalam menjalankan ibadah,” ujar Abidin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/4/2026).

Modus Penyamaran Petugas

​Berdasarkan laporan kantor berita Saudi SPA, ketiga WNI tersebut ditangkap beserta sejumlah barang bukti berupa uang tunai, perangkat komputer, dan kartu identitas haji palsu.

Mirisnya, saat digerebek, dua dari tiga pelaku dilaporkan mengenakan seragam yang menyerupai petugas haji Indonesia untuk meyakinkan calon korbannya.

​Abidin Fikri, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut, menyoroti secara khusus keterlibatan oknum yang menggunakan atribut resmi negara.

​”Jika benar terbukti bahwa pelaku adalah bagian dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), pemerintah harus bertindak tanpa kompromi. Cabut statusnya, pulangkan ke tanah air, dan proses secara hukum,” tegas Abidin.

Koordinasi Lintas Kementerian

​Guna merespons kejadian ini, Komisi VIII DPR RI mengimbau Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Luar Negeri, serta Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah untuk segera berkoordinasi dengan otoritas Saudi.

Langkah ini diperlukan untuk memantau proses hukum agar tetap berjalan adil, sekaligus memastikan tidak ada jemaah lain yang menjadi korban lebih jauh.

​Selain penegakan hukum, Abidin juga mendorong pemerintah untuk melakukan sosialisasi masif kepada masyarakat mengenai risiko besar haji tanpa visa resmi.

​”Pemerintah harus terus memberikan edukasi agar WNI tidak tergiur tawaran haji ilegal. Risikonya sangat berat, mulai dari sanksi penjara hingga deportasi dan pencekalan masuk ke Arab Saudi dalam jangka waktu lama,” tambah Abidin.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Anggaran Stiker Penanda Penerima Bansos Rp2,8 Miliar Dipangkas

JEMBER – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho dan Indi Naidha, meminta Pemerintah ...
KABAR CABANG

Jaranan, Cara Seniman Trenggalek Memaknai Kemerdekaan

TRENGGALEK – Suara gamelan menggema dari halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Senin malam ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan 5000 Pekerja Informal BPJS Ketenagakerjaan

BANYUWANGI – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Dalam program yang ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, Hj. Ansari PDIP Tegaskan Pentingnya Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat

PAMEKASAN – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai tidak boleh sebatas menjadi seremonial tahunan. ...
KRONIK

Pemain Soekarno Cup Salurkan Hasil Gotong Royong bagi Mahasiswa NTT di Surabaya

SURABAYA – Di tengah kekhawatiran mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Surabaya terhadap keluarga mereka ...
KABAR CABANG

Pesan Ahok untuk Kader PDIP Madiun: Dengarkan Jeritan Rakyat, Jangan Hanya Saat Butuh Dukungan

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpesan kepada kader PDIP Kota Madiun agar tidak hanya hadir saat butuh dukungan ...