Jumat
14 Agustus 2026 | 4 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Romy Soekarno Tekankan Soliditas Kader, Kunci Hadapi Tantangan Politik dan Rebut Hati Gen-Z

pdip jatim 260429 kundapil blitar 1

Romy Soekarno tekankan soliditas kader PDIP dan strategi digital untuk menjangkau Gen Z dalam menghadapi Pemilu mendatang.

BLITAR — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Romy Soekarno, menegaskan bahwa soliditas kader menjadi fondasi utama dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Penegasan itu disampaikan saat kunjungan daerah pemilihan (dapil) VI Jawa Timur yang dirangkai dengan silaturahmi di Kantor DPC PDIP Kota Blitar, Selasa (28/4/2026).

Dalam arahannya, Romy mengingatkan pentingnya gotong royong politik melalui filosofi “sapu lidi” yang diajarkan Soekarno.

“Kalau satu lidi berdiri sendiri, mudah dipatahkan. Tapi ketika disatukan, menjadi kuat. Itulah makna persatuan dalam partai,” tegasnya.

Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya terletak pada struktur, tetapi pada kedisiplinan, loyalitas, serta kesadaran ideologis kader di semua tingkatan.

Romy menekankan bahwa kemenangan politik tidak bisa dicapai secara individual, melainkan melalui kerja kolektif yang terorganisir.

Kehadiran jajaran lengkap mulai DPC, Fraksi, PAC hingga ranting dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya konsolidasi berjenjang hingga akar rumput.

Selain penguatan internal, Romy juga menyoroti pentingnya menjangkau generasi muda, khususnya Gen Z, yang kini menjadi segmen pemilih strategis.

Ia menilai pendekatan komunikasi politik harus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk melalui media sosial.

“Gen Z ada di TikTok dan platform digital lain. Kita harus hadir dengan konten kreatif dan relevan,” ujarnya.

Menurut Romy, ajaran Bung Karno tetap relevan, namun perlu disampaikan dengan pendekatan yang lebih modern agar dapat diterima generasi muda.

Ia menegaskan PDIP memiliki sejarah kuat sebagai partai wong cilik yang dekat dengan kalangan muda sejak era reformasi.

Sebagai langkah konkret, Romy mendorong kaderisasi berbasis Soekarnoisme hingga tingkat ranting dan anak ranting.

Ia juga menggagas kegiatan seperti “Soekarno Run” di wilayah Blitar, Tulungagung, dan Kediri sebagai sarana edukasi ideologi yang dikemas secara kekinian.

“Ini bukan sekadar olahraga, tapi ruang edukasi kebangsaan,” imbuhnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan mesin partai tetap solid, adaptif, dan responsif terhadap perubahan zaman.

Sekaligus, menjaga kesinambungan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh Bung Karno agar tetap relevan di tengah dinamika politik saat ini. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...