Kamis
08 Oktober 2026 | 12 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Idul Adha, Erma Minta Dinas Peternakan Antisipasi Penyebaran PMK di Sentra Ternak

pdip jatim 260409 erma

Erma Susanti minta dinas peternakan antisipasi penyebaran PMK di sentra ternak jelang Idul Adha.

SURABAYA — Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti minta dinas peternakan segera melakukan langkah antisipatif agar penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) tidak meluas di sentra-sentra peternakan menjelang Idul Adha.

Menurut Erma, pengawasan harus diperketat sejak dini, mengingat meningkatnya mobilitas hewan ternak menjelang hari raya kurban.

“Pencegahan harus dilakukan sejak awal. Kandang harus dijaga ketat, lalu lintas orang dibatasi, dan hewan yang terindikasi segera ditangani,” tegasnya, Minggu (26/4/2026).

Dia menekankan pentingnya penerapan karantina kandang untuk membatasi keluar-masuk orang yang berpotensi membawa virus PMK.

Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah penyebaran penyakit, terutama di wilayah yang menjadi sentra peternakan.

Selain itu, hewan yang menunjukkan gejala harus segera mendapatkan penanganan, termasuk pengobatan dan pemberian nutrisi yang cukup.

Legislator yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung itu pun mendorong dinas peternakan meningkatkan edukasi kepada peternak agar lebih sigap mengenali gejala penyakit.

Jika ditemukan indikasi PMK, peternak diminta segera melapor kepada tenaga kesehatan hewan untuk penanganan cepat. “Kesadaran peternak sangat penting agar penularan bisa dicegah sejak dini,” ujarnya.

Erma mengingatkan, setiap hewan yang akan dijual atau dipindahkan wajib melalui proses registrasi dan dipastikan dalam kondisi sehat.

Ia juga menyarankan penjualan hewan kurban dilakukan langsung dari kandang untuk meminimalkan risiko penularan melalui perantara.

“Pengawasan lalu lintas ternak harus diperketat. Semua pihak harus bekerja sama,” katanya.

Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan saat wabah sudah meluas.

Jika PMK tidak terkendali, peternak berpotensi mengalami kerugian besar, terutama di momen Idul Adha yang menjadi puncak penjualan ternak.

“Ini momentum penting bagi peternak. Jangan sampai mereka merugi karena kurangnya pengawasan,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...
KRONIK

Gandeng BSI, Bupati Ipuk Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

BANYUWANGI – Upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi banyak pihak. Kali ini, ...
EKSEKUTIF

Eri Ungkap Alasan 13 Kepala PD Surabaya Diganti: Bukan Soal Suka atau Tidak Suka

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan alasan pergantian 13 kepala perangkat daerah dalam setahun. Evaluasi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...