Rabu
30 September 2026 | 2 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Siap Kampanye Keliling Daerah di Pilkada 2017

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik pada pembukaan Rakernas III PDI-P di Jakarta, Kamis (6/9).
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato politik pada pembukaan Rakernas III PDI-P di Jakarta, Kamis (6/9). Rakernas III yang diikuti 1330 peserta yang terdiri dari DPC, DPD, DPP, serta anggota fraksi PDI-P tersebut akan membahas program kerja politik jelang Pilpres 2014. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/ed/pd/13

JAKARTA– Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan berkampanye memenangkan calon kepala daerah yang diusung PDIP di Pilkada 2017. Kampanye keliling daerah ini dilakukan Megawati selama masa kampanye 28 Oktober 2016-11 Februari 2017.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Megawati berkampanye untuk memastikan kemenangan calon yang diusung partainya.

“Ibu Mega menjadi jurkam seluruh cagub dan cawagub yang diusung PDI Perjuangan. Di Papua Barat, Sulawesi Barat, Babel, Banten, Gorontalo, DKI, dan daerah lain,” kata Hasto Kristiyanto di Jalan Teuku Umar, Jakarta, kemarin.

Oleh karena Megawati turun gunung, lanjut Hasto, maka semua kader PDI Perjuangan di seluruh daerah baik yang menjadi anggota DPR/DPRD, serta kepala daerah, juga akan ikut mensukseskan Pilkada 2017.

Hal itu berlaku khususnya bagi kader yang memiliki daya tarik elektoral cukup tinggi, seperti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Beberapa kepala daerah yang memang dinilai berhasil oleh rakyat itu juga akan bergotong royong,” tambah Hasto.

Meski demikian, sebut Hasto, pihaknya tidak akan melibatkan dan menjadikan kader-kader PDI Perjuangan yang menjadi menteri di Kabinet Kerja, untuk menjadi juru kampanye pada Pilkada 2017.

“PDI Perjuangan tidak melibatkan kader-kadernya yang ada di kabinet, karena taat pada pertauran,” jelasnya.

Presiden Joko Widodo, ungkap Hasto, sebelumnya telah menerbitkan keputusan yang menegaskan semua menteri di Kabinet Kerja agar berkonsentrasi menjalankan tugasnya sesuai bidangnya di pemerintahan.

Apalagi, PDI Perjuangan adalah partai politik pengusung Jokowi.  “Karena presiden melarang para menteri jadi juru kampanye, PDI Perjuangan taat,” kata dia.

PDI Perjuangan, imbuh Hasto, akan memanfaatkan pengurus tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, untuk menjadi juru kampanye pilkada serentak di 101 daerah di Indonesia, termasuk tujuh provinsi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Minta Seleksi Direksi BUMD Surabaya Bebas Manuver Politik

SURABAYA – Proses seleksi calon Direksi lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya mendapat perhatian DPRD ...
KRONIK

Sinung Soroti Rencana Utang Rp45 Miliar dalam APBD Bondowoso 2027

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyoroti rencana pemerintah daerah menarik utang Rp45 ...
EKSEKUTIF

Debit Sumber Air Menurun, 500 Warga Selorejo Kediri Dapat Bantuan Air Bersih

KEDIRI – Sekitar 500 warga Dusun Selorejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mengalami kesulitan ...
LEGISLATIF

Rencana Kementerian Haji dan Umrah Mengaudit Forensik BPKH, Abidin Fikri Setuju dengan Catatan

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Abidin Fikri meminta pemerintah, khususnya ...
KRONIK

Tiga Pilar Cup Ngawi; Sepakbola Lintas Profesi, Lariskan UMKM

NGAWI – Setiap sore, suasana di Lapangan Alun-Alun Merdeka Kabupaten Ngawi ramai oleh pertandingan sepak bola dan ...
LEGISLATIF

Pemkot-DPRD Surabaya Sepakat Desil Bukan Patokan Mutlak Penyaluran Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Surabaya sepakat tidak menjadikan klasifikasi desil dalam data ...