Kamis
17 September 2026 | 11 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Abidin Fikri Dorong Unigoro Terlibat Sertifikasi Halal; Gratis bagi UMKM, Insentif untuk Mahasiswa  

IMG-20260424-WA0016

BOJONEGORO – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, mendorong pembentukan Lembaga Penjamin Halal (LPH) atau Halal Center di lingkungan Universitas Bojonegoro (Unigoro).

Kehadiran lembaga ini diproyeksikan untuk mempercepat capaian sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memperkuat ekosistem industri halal nasional.

​Abidin menyatakan bahwa akademisi memiliki peran sentral dalam memberikan edukasi serta pendampingan langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, inisiatif ini merupakan wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam poin pengabdian kepada masyarakat.

​”Keberadaan LPH di lingkungan akademisi seperti Unigoro ini nantinya akan sangat membantu pelaku UMKM. Mahasiswa akan kami rekrut dan dibekali pelatihan untuk menjadi Pendamping Proses Produk Halal (P3H),” ujar Abidin dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Sertifikasi Gratis dan Insentif Mahasiswa

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan bahwa proses sertifikasi halal bagi UMKM ini tidak dikenakan biaya karena telah dibiayai melalui APBN. Mahasiswa yang terlibat sebagai P3H bertugas membantu pelaku usaha mulai dari pemberkasan, bimbingan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), hingga pengajuan dokumen.

​Selain membantu masyarakat, keterlibatan aktif mahasiswa dalam program ini juga diapresiasi melalui pemberian insentif khusus.

​”Program ini memberikan manfaat dua arah; UMKM terbantu secara administratif dan finansial, sementara mahasiswa mendapatkan pengalaman lapangan serta insentif sebagai pendamping,” tambah Abidin.

Perlindungan Konsumen

​Sementara itu, Deputi Bidang Kemitraan dan Standarisasi Halal BPJH, Abdul Syakur, menekankan bahwa kewajiban sertifikasi halal bukan sekadar urusan administratif, melainkan instrumen perlindungan konsumen dan kepastian hukum.

​Menurut Abdul, keberadaan Halal Center di kampus-kampus akan membantu pemerintah dalam memfilter produk-produk impor yang beredar di pasar lokal.

​“Produk yang beredar di masyarakat wajib halal. Oleh karena itu, kami membutuhkan dukungan SDM dari kalangan akademisi untuk memastikan implementasi SJPH berjalan dengan ketat di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kesiapan Pihak Kampus

​Merespons dorongan tersebut, Rektor Unigoro, Tri Astuti Handayani, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembentukan Halal Center. Ia menilai langkah ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini.

​“Kami menyambut positif dukungan ini. Ini menjadi peluang bagi kampus untuk memberikan kontribusi nyata dalam memberikan pemahaman mengenai kewajiban halal kepada para pelaku usaha,” tutup Tri Astuti.(dian/hs)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...