Selasa
03 November 2026 | 2 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Jember Minta OPD Pastikan Solar Subsidi Tepat Sasaran untuk Petani dan Nelayan

pdip jatim 250706 candra

DPRD Jember minta OPD memastikan distribusi solar subsidi tepat sasaran bagi petani dan nelayan, serta memperkuat validasi data penerima.

JEMBER — Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto minta organisasi perangkat daerah (OPD) memastikan distribusi solar bersubsidi benar-benar tepat sasaran, khususnya bagi petani dan nelayan di Kabupaten Jember.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul masih ditemukannya indikasi ketidaktepatan penyaluran solar subsidi di tengah meningkatnya kebutuhan saat musim tanam dan melaut.

“Kami ingin masyarakat yang memang membutuhkan solar bersubsidi bisa dilayani dengan baik, dan datanya benar-benar tepat sasaran,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Menurut Candra, berdasarkan data Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, kuota solar subsidi di Jember pada triwulan pertama mencapai 101.922 kiloliter (KL) dan triwulan kedua sebesar 99.453 KL. Sementara realisasi penyaluran melalui mekanisme surat rekomendasi hingga Maret 2026 tercatat sekitar 949 KL.

Ia menilai, dengan besarnya kuota tersebut, diperlukan pengawasan yang lebih ketat agar distribusi benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta operasional kapal nelayan.

Tekankan Validasi Data Penerima

Candra menegaskan, salah satu kunci utama agar penyaluran tepat sasaran adalah pemutakhiran data penerima secara berkala.

“Proses input dan pemutakhiran data harus dilakukan dengan baik. Jangan sampai ada yang tidak berhak justru memanfaatkan solar subsidi,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember itu.

Menurutnya, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam distribusi.

Jaga Akuntabilitas dan Kepentingan Publik

Ia juga mengingatkan bahwa solar bersubsidi merupakan program strategis yang ditujukan untuk mendukung produktivitas sektor pertanian dan perikanan.

Karena itu, seluruh pihak terkait diminta menjaga akuntabilitas distribusi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak.

“Kami tidak ingin ada penyalahgunaan. Ini menyangkut kepentingan masyarakat luas, khususnya petani dan nelayan,” pungkasnya. (art/pr)

 

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kota Madiun dan Komunitas Big Bantaran Kali Matangkan Rencana Aksi Merawat Pertiwi

MADIUN – Usulan warga untuk menanam pohon mangga di sepanjang bantaran Kali Madiun menjadi bagian dari aksi Merawat ...
LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...