Sabtu
31 Oktober 2026 | 5 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Kediri Apresiasi Sosialisasi HAM, Dorong Pencegahan Konflik Sejak Dini

pdip jatim 260422 sosialisasi ham

Wabup Kediri Dewi Mariya Ulfa apresiasi sosialisasi HAM Kemenham Jatim, dorong pencegahan konflik dan penguatan toleransi masyarakat.

KEDIRI — Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengapresiasi sosialisasi penguatan kapasitas hak asasi manusia (HAM) yang digelar Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Timur di Kabupaten Kediri.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Surya, Rabu (22/4/2026), ini diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari perguruan silat, organisasi advokat, tokoh agama, hingga media.

Menurut Dewi, kegiatan tersebut penting sebagai upaya memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kerukunan serta mencegah konflik sosial sejak dini.

“Kadang konflik muncul dari hal kecil, dari ego atau merasa paling benar. Melalui kegiatan ini, kita diingatkan untuk saling menghargai dan melihat perbedaan sebagai anugerah,” ujarnya.

Perempuan yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri itu berharap sosialisasi tidak berhenti pada seremoni, tetapi mampu berdampak langsung pada perilaku masyarakat sehari-hari, terutama dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian HAM Jatim, Toar R. E. Mangaribi, menyebut Kediri dipilih sebagai lokasi pertama pelaksanaan program dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Kami melihat Pemkab Kediri memiliki komitmen kuat dalam mitigasi konflik. Prinsip kami jelas, mencegah lebih baik daripada memadamkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun kondisi Jawa Timur relatif kondusif, pemetaan potensi konflik tetap dilakukan, khususnya di wilayah selatan yang memiliki kerawanan gesekan antar-perguruan maupun isu toleransi antarumat beragama.

Selain sosialisasi, Kementerian HAM juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi pelanggaran HAM, terutama di sektor pelayanan publik seperti pendidikan dan kesehatan.

Untuk memudahkan pelaporan, masyarakat dapat mengakses kanal pengaduan melalui call center maupun barcode yang telah disediakan.

“Jika ada dugaan diskriminasi, masyarakat bisa langsung melapor. Kami berkomitmen melindungi hak-hak warga,” tegas Toar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjunjung nilai-nilai HAM semakin meningkat, sekaligus memperkuat harmoni sosial di Kabupaten Kediri. (putera/pr)

Dewi Mariya Ulfa, sosialisasi HAM Kediri, Kemenham Jatim, konflik sosial Kediri, toleransi masyarakat, hak asasi manusia

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...