Kamis
11 Juni 2026 | 12 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Ketahanan Pangan, DPC Tuban Dorong Budidaya Sukun dan Sorgum

IMG-20260420-WA0006_copy_602x405

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban mulai menggalakkan penanaman tanaman pendamping beras guna mengantisipasi ancaman krisis pangan global.

Langkah ini diawali dengan penanaman pohon sukun di lingkungan kantor DPC PDI Perjuangan Tuban sebagai model percontohan bagi masyarakat dan kader di tingkat akar rumput.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Tuban sekaligus Anggota DPRD Jawa Timur, Ony Setyawan, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Kader diwajibkan memfasilitasi gerakan penanaman 10 jenis tanaman pendamping beras untuk mewujudkan kedaulatan pangan tanpa ketergantungan pada impor.

​”Ini adalah langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan pada satu jenis bahan pangan pokok saja. Kita harus memiliki cadangan pangan alternatif untuk menghadapi situasi darurat atau krisis pasokan beras dunia,” ujar Ony di Tuban, Senin (20/4/2026).

Potensi Lahan Kering
​Kabupaten Tuban memiliki karakteristik lahan yang unik, didominasi oleh pegunungan kapur utara dengan jenis tanah lempung berpasir.

Karakteristik ini dinilai sangat potensial untuk pengembangan komoditas lahan kering.

​Selain sukun, Ony menekankan pentingnya pengembangan sorgum atau yang secara lokal dikenal sebagai “orean”.

Sorgum dianggap sebagai tanaman masa depan karena daya tahannya yang tinggi terhadap cuaca ekstrem dan nilai gizinya yang setara dengan beras namun bebas gluten.

​”Di Tuban, sorgum sangat cocok dengan lahan yang ada. Selain sehat, komoditas ini memiliki nilai ekonomis tinggi karena mulai diminati pasar luar negeri seperti Jepang dan Korea,” tambahnya.

Diversifikasi Pangan
​Gerakan ini mencakup 10 tanaman utama, yakni singkong, ubi jalar, jagung, sukun, porang, sorgum, pisang, sagu, talas, dan hanjali.

DPC Tuban menginstruksikan seluruh kader untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.

​Pemanfaatan kekayaan biodiversitas lokal ini diharapkan tidak hanya menjaga ketahanan pangan di tingkat keluarga, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan potensi pangan selain beras.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...