Minggu
19 April 2026 | 6 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

pdip jatim 260418 pm

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh menyusul kasus di Universitas Indonesia.

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual, termasuk di lingkungan pendidikan tinggi, menyusul sorotan kasus dugaan pelecehan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Puan merespons mencuatnya dugaan pelecehan seksual verbal yang melibatkan sejumlah mahasiswa dan memicu perhatian publik.

Menurutnya, setiap kasus kekerasan seksual harus ditangani secara tegas dan adil, sekaligus menjadi momentum evaluasi menyeluruh agar praktik serupa tidak terus berulang.

“Tidak boleh ada kekerasan seksual di mana pun. Kita harus menolak itu, dan setiap kasus harus diadili secara adil,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, dikutip Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan, komitmen menolak kekerasan seksual tidak boleh bersifat parsial. Baik di ruang publik maupun institusi pendidikan, seluruh pihak harus memiliki sikap yang sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan berkeadilan.

Dalam konteks pendidikan tinggi, Puan menilai kampus memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan nilai, termasuk penghormatan terhadap sesama.

“Dunia pendidikan harus memberikan edukasi yang tepat agar semua pihak bisa saling menjaga,” ujar perempuan yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan itu.

Puan juga menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual dan seksisme di lingkungan kampus yang belakangan menjadi perhatian publik. Hal ini menunjukkan bahwa persoalan tersebut masih menjadi tantangan nyata, bahkan di ruang akademik.

“Ini jadi perhatian kita bersama. Harus dievaluasi, dibicarakan secara terbuka, dan tidak boleh ada kekerasan seksual di mana pun,” tegas mantan Menko PMK itu.

Ia menambahkan, setiap kasus harus dijadikan momentum untuk memperbaiki sistem pencegahan dan penanganan di lingkungan pendidikan tinggi.

Dengan evaluasi yang menyeluruh, Puan berharap kampus benar-benar menjadi ruang aman bagi seluruh civitas akademika. (red/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...