Jumat
18 September 2026 | 2 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Terima Dubes Qatar, Bahas Hubungan Budaya hingga Undangan ke Doha

pdip jatim 260414 dubes qatar

JAKARTA – Presiden kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menerima Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Al-Dosari di kediamannya, Menteng, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, Megawati didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDIP, M. Prananda Prabowo, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, serta Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan PDIP Andi Widjajanto.

Sebelum dialog dimulai, Megawati sempat memperkenalkan Prananda kepada Dubes Qatar. Pertemuan berlangsung hangat dan ditutup dengan pertukaran cendera mata yang mencerminkan kekayaan budaya kedua negara.

Megawati menyerahkan miniatur Candi Borobudur serta perahu pinisi, kapal layar tradisional khas Indonesia dari Suku Bugis. Sebaliknya, Dubes Qatar memberikan koleksi bunga dan buku berjudul Qatar, Between Land and Sea, Through Arts and Heritage, yang mengangkat kekayaan sejarah, seni, serta relasi masyarakat Qatar dengan gurun dan laut.

Dalam pertemuan itu, Dubes Qatar menyampaikan kekagumannya terhadap Megawati, termasuk koleksi lukisan yang ada di kediamannya. Ia juga menyinggung besarnya pengaruh Soekarno di kawasan Timur Tengah.

Menurut Ahmad Basarah, Dubes Qatar menyebut nama Megawati dan Soekarno cukup populer di negaranya, terutama karena keluarga Emir Qatar memiliki ketertarikan mendalam terhadap sejarah Indonesia.

“Dubes Qatar mengatakan nama Ibu Megawati dan Presiden Soekarno populer di Qatar,” ujar Basarah usai pertemuan.

Ia menambahkan, Megawati menjadi tokoh nasional pertama yang ditemui Dubes Qatar selain Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan tersebut, Dubes Qatar juga mengundang Megawati untuk makan malam di kediamannya serta berkunjung ke Qatar.

Selain itu, Dubes Qatar mengaku terkesan dengan pidato Megawati saat menerima gelar doktor kehormatan dari Princess Nourah University pada Februari 2026.
Ia menilai pemikiran Megawati terkait kesetaraan perempuan sejalan dengan kebijakan Pemerintah Qatar yang telah memberi ruang bagi perempuan untuk menduduki posisi strategis, termasuk sebagai menteri. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...