Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Posko Mudik PDIP: Ruang Singgah yang Menyatukan Suka Duka Pemudik dan Dedikasi Kader

pdip jatim 260320 posko blitar kota 1

BLITAR – Arus mudik Lebaran 2026 menghadirkan cerita yang tak hanya soal perjalanan pulang, tetapi juga tentang ruang-ruang kepedulian yang hadir di tengah lelahnya perjalanan. Salah satu potret itu tampak di Posko Mudik DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, yang menjadi titik temu antara suka duka pemudik dan pengabdian para petugas partai.

Di tengah cuaca yang kerap diguyur hujan, keberadaan posko ini menjadi oase bagi para pemudik. Totok, pemudik asal Surabaya yang hendak pulang ke Blitar, mengaku merasakan perbedaan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, mudik tahun ini terasa lebih lancar, relatif sepi, aman, dan nyaman. Saya bahkan bisa sampai sebelum hari raya,” ungkapnya, Jumat (20/3/2026).

Ia menuturkan, kehadiran posko menjadi faktor penting dalam kenyamanan perjalanan. Saat rasa lelah tak terhindarkan, ia mendapat tawaran pijat gratis dari petugas. Fasilitas mushola di lantai dua juga dimanfaatkannya untuk beristirahat sejenak.

“Ini sangat membantu, apalagi musim hujan. Kita bisa berteduh, istirahat, bahkan motor juga dibantu parkir oleh satgas. Jadi tidak khawatir,” tambahnya.

Bagi Totok, pelayanan yang ramah dan fasilitas yang lengkap menjadikan posko ini bukan sekadar tempat singgah, tetapi juga ruang perlindungan sementara bagi pemudik. Ia berharap ke depan, keberadaan posko serupa dapat diperluas di berbagai titik jalur mudik.

Di balik kenyamanan yang dirasakan pemudik, terdapat kerja kolektif para petugas yang siaga hampir tanpa jeda. Muhammad Jefri, salah satu petugas posko, menjelaskan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya sebatas tempat istirahat, tetapi juga penanganan keluhan ringan hingga bantuan teknis kendaraan.

“Mayoritas keluhan pemudik itu kelelahan, pegal, atau pusing. Kami bantu dengan pijat ringan agar perjalanan mereka tetap sehat. Kalau ada kendala kendaraan, kami juga bekerja sama dengan bengkel di sebelah,” jelas Jefri.

Ia menambahkan, sistem pelayanan dilakukan secara bergiliran dengan jam operasional yang fleksibel. Posko aktif sejak pukul 07.00 hingga 19.00 WIB, lalu dilanjutkan patroli malam dan kembali siaga hingga dini hari.

“Ini bukan sekadar tugas, tapi bagian dari pengabdian. Kami ingin memastikan pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat dan Lebaran menjadi lebih berkah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira, menegaskan bahwa posko mudik merupakan bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum strategis seperti arus mudik Lebaran.

Menurutnya, posko yang berlokasi di Jl. Dr. Wahidin No. 95 tersebut beroperasi 24 jam penuh dengan melibatkan kader dari DPC hingga PAC secara bergiliran.

“Posko ini kami siapkan sebagai ruang pelayanan publik. Tidak hanya untuk kader, tetapi juga masyarakat umum yang membutuhkan tempat istirahat, fasilitas ibadah, hingga layanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, posko ini turut menjadi titik transit bagi masyarakat yang hendak berziarah ke Makam Bung Karno, dengan menyediakan pendampingan dan fasilitas pendukung.

Beragam fasilitas disediakan secara cuma-cuma, mulai dari air mineral, kopi, teh jahe hangat, makanan ringan, hingga ruang istirahat yang representatif. Selain itu, tersedia pula toilet, mushola, layanan ambulans, serta obat-obatan medis.

“Semangatnya adalah gotong royong. Kami ingin memastikan setiap pemudik yang singgah merasakan kehangatan dan kepedulian,” imbuh Yudi.

Di tengah dinamika mudik yang kerap diwarnai kelelahan dan risiko perjalanan, Posko Mudik DPC PDI Perjuangan Kota Blitar hadir sebagai simpul kemanusiaan. Ia tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga simbol bahwa politik, dalam wajah terbaiknya, adalah tentang pelayanan dan keberpihakan.

Dari cerita Totok hingga dedikasi para petugas, posko ini menegaskan satu hal: perjalanan pulang bukan sekadar soal jarak, melainkan juga tentang rasa aman, nyaman, dan kepedulian yang menyertai setiap langkah menuju kampung halaman. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...