Sabtu
30 Mei 2026 | 11 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Posko Mudik PDIP: Ruang Singgah yang Menyatukan Suka Duka Pemudik dan Dedikasi Kader

pdip jatim 260320 posko blitar kota 1

BLITAR – Arus mudik Lebaran 2026 menghadirkan cerita yang tak hanya soal perjalanan pulang, tetapi juga tentang ruang-ruang kepedulian yang hadir di tengah lelahnya perjalanan. Salah satu potret itu tampak di Posko Mudik DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, yang menjadi titik temu antara suka duka pemudik dan pengabdian para petugas partai.

Di tengah cuaca yang kerap diguyur hujan, keberadaan posko ini menjadi oase bagi para pemudik. Totok, pemudik asal Surabaya yang hendak pulang ke Blitar, mengaku merasakan perbedaan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, mudik tahun ini terasa lebih lancar, relatif sepi, aman, dan nyaman. Saya bahkan bisa sampai sebelum hari raya,” ungkapnya, Jumat (20/3/2026).

Ia menuturkan, kehadiran posko menjadi faktor penting dalam kenyamanan perjalanan. Saat rasa lelah tak terhindarkan, ia mendapat tawaran pijat gratis dari petugas. Fasilitas mushola di lantai dua juga dimanfaatkannya untuk beristirahat sejenak.

“Ini sangat membantu, apalagi musim hujan. Kita bisa berteduh, istirahat, bahkan motor juga dibantu parkir oleh satgas. Jadi tidak khawatir,” tambahnya.

Bagi Totok, pelayanan yang ramah dan fasilitas yang lengkap menjadikan posko ini bukan sekadar tempat singgah, tetapi juga ruang perlindungan sementara bagi pemudik. Ia berharap ke depan, keberadaan posko serupa dapat diperluas di berbagai titik jalur mudik.

Di balik kenyamanan yang dirasakan pemudik, terdapat kerja kolektif para petugas yang siaga hampir tanpa jeda. Muhammad Jefri, salah satu petugas posko, menjelaskan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya sebatas tempat istirahat, tetapi juga penanganan keluhan ringan hingga bantuan teknis kendaraan.

“Mayoritas keluhan pemudik itu kelelahan, pegal, atau pusing. Kami bantu dengan pijat ringan agar perjalanan mereka tetap sehat. Kalau ada kendala kendaraan, kami juga bekerja sama dengan bengkel di sebelah,” jelas Jefri.

Ia menambahkan, sistem pelayanan dilakukan secara bergiliran dengan jam operasional yang fleksibel. Posko aktif sejak pukul 07.00 hingga 19.00 WIB, lalu dilanjutkan patroli malam dan kembali siaga hingga dini hari.

“Ini bukan sekadar tugas, tapi bagian dari pengabdian. Kami ingin memastikan pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat dan Lebaran menjadi lebih berkah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira, menegaskan bahwa posko mudik merupakan bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum strategis seperti arus mudik Lebaran.

Menurutnya, posko yang berlokasi di Jl. Dr. Wahidin No. 95 tersebut beroperasi 24 jam penuh dengan melibatkan kader dari DPC hingga PAC secara bergiliran.

“Posko ini kami siapkan sebagai ruang pelayanan publik. Tidak hanya untuk kader, tetapi juga masyarakat umum yang membutuhkan tempat istirahat, fasilitas ibadah, hingga layanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, posko ini turut menjadi titik transit bagi masyarakat yang hendak berziarah ke Makam Bung Karno, dengan menyediakan pendampingan dan fasilitas pendukung.

Beragam fasilitas disediakan secara cuma-cuma, mulai dari air mineral, kopi, teh jahe hangat, makanan ringan, hingga ruang istirahat yang representatif. Selain itu, tersedia pula toilet, mushola, layanan ambulans, serta obat-obatan medis.

“Semangatnya adalah gotong royong. Kami ingin memastikan setiap pemudik yang singgah merasakan kehangatan dan kepedulian,” imbuh Yudi.

Di tengah dinamika mudik yang kerap diwarnai kelelahan dan risiko perjalanan, Posko Mudik DPC PDI Perjuangan Kota Blitar hadir sebagai simpul kemanusiaan. Ia tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga simbol bahwa politik, dalam wajah terbaiknya, adalah tentang pelayanan dan keberpihakan.

Dari cerita Totok hingga dedikasi para petugas, posko ini menegaskan satu hal: perjalanan pulang bukan sekadar soal jarak, melainkan juga tentang rasa aman, nyaman, dan kepedulian yang menyertai setiap langkah menuju kampung halaman. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Deni: PDI Perjuangan Memberi Anak Muda Ruang dan Tanggung Jawab Berjuang Bersama

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Ponorogo Perkuat Kaderisasi dan Regenerasi Kepemimpinan

PONOROGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Anak Cabang ...
HEADLINE

Kecerdasan AI Jadi Bahasan Penting DPD saat Lantik PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jombang

JOMBANG – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu perhatian ...
KRONIK

Sadarestuwati Sebut PDIP Penyeimbang Tunggal, Soroti Rupiah Rp18.000 dan Ancaman Impor Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sekaligus Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan, Hj. ...
KABAR CABANG

Targetkan 14 Kursi pada Pemilu 2029, PDIP Jombang Wajibkan Anggota Dewan Turun ke Ranting 4 Kali Sebulan

JOMBANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Sumrambah, mematok target ambisius bagi partainya untuk meraih 14 kursi ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Penerapan Smart Lighting pada 10.000 Titik PJU Baru di Surabaya

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Dishub memperluas penerapan smart lighting pada program ...