SURABAYA – Rumah sederhana milik Ibu Mariyem di kawasan RW 04 Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Surabaya, perlahan berubah. Atap yang bocor dan dinding yang sebelumnya rapuh kini mulai diperbaiki, sementara warga sekitar bahu-membahu membantu proses renovasi agar rumah tersebut kembali layak ditempati.
Semangat kebersamaan itulah yang membuat Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya Tri Didik Adiono atau Didik Beldex merasa optimistis bahwa nilai solidaritas masyarakat Surabaya masih sangat kuat.
Ia berharap semangat gotong royong seperti yang dilakukan warga Tambakrejo dalam memperbaiki rumah Ibu Mariyem dapat terus tumbuh sehingga semakin banyak warga kurang mampu yang terbantu.
“Alhamdulillah sekarang sudah mulai terlihat progresnya. Ini bukti bahwa semangat gotong royong masyarakat Surabaya masih sangat kuat untuk membantu warga yang membutuhkan,” ujar Didik saat meninjau proses perbaikan rumah tersebut, Jumat (13/3/2026).
Perbaikan rumah Ibu Mariyem dilakukan secara swadaya oleh warga bersama sejumlah komunitas. Kondisi rumah yang sebelumnya tidak layak huni mendorong warga untuk bergotong royong melakukan perbaikan agar tempat tinggal tersebut menjadi lebih aman dan nyaman.
Didik menjelaskan bahwa aksi bedah rumah tersebut menjadi wujud kepedulian sosial masyarakat terhadap sesama, terlebih Ibu Mariyem diketahui hidup sebatang kara.

Ia berharap melalui perbaikan tersebut, Ibu Mariyem dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak sekaligus merasakan perhatian dari lingkungan sekitarnya.
Dalam peninjauan tersebut, Didik Beldex turut didampingi tokoh masyarakat setempat, Mustakim, yang juga dikenal aktif di komunitas Bonek disabilitas.
Mustakim mengungkapkan bahwa informasi mengenai kondisi rumah Ibu Mariyem sebelumnya disampaikan kepada Didik Beldex, yang kemudian merespons dengan cepat dengan datang langsung melihat kondisi di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Didik Beldex yang sudah hadir langsung melihat kondisi warga kami. Semoga kepedulian ini bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Mustakim.
Didik berharap semangat solidaritas seperti yang ditunjukkan warga Tambakrejo dapat terus hidup di tengah masyarakat Surabaya.
Menurutnya, jika semangat gotong royong terus dijaga, maka semakin banyak warga yang membutuhkan dapat terbantu melalui kepedulian bersama. (nia/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










