Rabu
04 November 2026 | 5 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gerak Cepat Pemkab Kediri Tangani BPJS Nonaktif, Akses Berobat Warga Kembali Terjamin

pdip-portal-1772429979227

KEDIRI — Pemerintah Kabupaten Kediri bergerak proaktif menangani persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan nonaktif. Hingga Februari 2026, sebanyak 2.253 warga berhasil diaktifkan kembali melalui layanan reaktivasi mandiri daerah maupun bantuan pemerintah pusat.

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat, khususnya yang masuk kategori desil kesejahteraan tertentu, tetapi tetap memperoleh hak layanan kesehatan tanpa terkendala administrasi.

Menurutnya, pemerintah daerah mencermati banyak keluhan warga terkait status kepesertaan BPJS yang tiba-tiba tidak aktif. Karena itu, melalui Dinas Sosial, Pemkab Kediri membuka layanan reaktivasi agar masyarakat tetap bisa mengakses pelayanan kesehatan.

“Kami mencermati persoalan kepesertaan BPJS yang tidak aktif. Melalui Dinas Sosial, pemerintah membuka layanan reaktivasi agar masyarakat yang membutuhkan tetap dapat mengakses layanan kesehatan dengan baik,” ujar Dewi Mariya Ulfa saat menghadiri penyerahan bantuan di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kediri, Minggu (1/3/2026).

Ia menjelaskan, sebelumnya terdapat 47.639 peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Kediri yang berstatus nonaktif, mayoritas karena perubahan klasifikasi data kesejahteraan ke desil 6. Pemerintah daerah memastikan proses pembaruan data dan reaktivasi akan terus dikawal secara bertahap.

“Kondisi ini akan terus kami update dan kawal agar masyarakat tetap terlindungi,” tegas perempuan yang juga Wakil Ketua Bidang Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri tersebut.

Selain sektor kesehatan, Pemkab Kediri juga menaruh perhatian pada peningkatan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Ploso Kidul, Kecamatan Plosoklaten, yang merupakan program strategis nasional.

Saat ini progres pembangunan fisik sekolah tersebut telah mencapai 10,89 persen. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan selesai tepat waktu agar siswa yang sementara belajar di Balai Pengembangan Kompetensi ASN dapat segera menempati fasilitas permanen yang lebih layak.

“Kami bersyukur Kabupaten Kediri menjadi salah satu lokasi pembangunan sekolah ini, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahtera dapat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Pemkab Kediri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perlindungan sosial, baik melalui jaminan kesehatan maupun perluasan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...