Selasa
26 Mei 2026 | 4 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rijanto: Zakat Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Umat, Bukan Sekadar Ibadah Individual

pdip-portal-1771906218991

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan bahwa zakat harus ditempatkan sebagai kekuatan ekonomi umat, bukan sekadar kewajiban ibadah individual. Optimalisasi zakat dinilai mampu menjadi instrumen nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Rijanto saat membuka Program Gerai Z-Iftihar Ramadhan 1447 H yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blitar di Masjid Al Fataa, Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen kebijakan sosial-ekonomi apabila dikelola secara produktif dan profesional. “Zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen kebijakan sosial yang mampu memperkecil kesenjangan dan memperkuat ekonomi masyarakat bawah,” tegasnya.

Melalui Gerai Z-Iftihar Ramadhan, Baznas menghadirkan bazar kuliner serta produk UMKM binaan sebagai upaya memperluas akses pasar sekaligus memperkuat jejaring usaha pelaku ekonomi kecil.

Rijanto menilai sektor UMKM selama ini terbukti menjadi penyangga utama ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Blitar menjadikan penguatan UMKM sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi kerakyatan.

“Kita ingin UMKM naik kelas. Pemerintah daerah hadir memberikan ruang dan keberpihakan nyata agar pelaku usaha kecil bisa berkembang,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas Kabupaten Blitar agar manfaatnya dapat dikelola secara terarah dan berkelanjutan.

Menurutnya, zakat yang dikelola secara produktif tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, tetapi mampu mendorong masyarakat menjadi mandiri secara ekonomi.

“Targetnya bukan sekadar membantu, tetapi memberdayakan. Dari penerima bantuan menjadi pelaku ekonomi,” imbuhnya.

Melalui program ini, Pemkab Blitar berupaya memadukan nilai religius Ramadan dengan strategi penguatan ekonomi kerakyatan, menjadikan zakat sebagai motor pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bersinergi dengan Pesantren, Salurkan Daging Kurban 6 Sapi untuk Santri dan Warga

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Bojonegoro bersinergi dengan sejumlah pondok pesantren dalam ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Putusan MK Soal Kuota Perempuan Jadi Peringatan Keras bagi Parpol

Anggota DPRD Jatim Diana Sasa menilai putusan MK soal kuota 30 persen perempuan menjadi peringatan keras agar ...
LEGISLATIF

Doding Persilakan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemkab Trenggalek yang Dinilai Kurang Tepat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi meminta mahasiswa tidak ragu mengkritik kebijakan pemerintah yang dinilai ...
SUARA MUDA

Dari Dapur ke Digital: Kisah Perempuan Muda Bondowoso Menemukan Suara Politik di Bawah Payung PDIP

Kisah inspiratif generasi-Z Bondowoso yang ditempa politik lewat pendekatan personal Shanti, istri Ketua DPC PDIP ...
KRONIK

Ponpes Darul Falah Balongbendo Sidoarjo Terima Hewan Kurban dari DPD Jatim, Siap Distribusikan Daging ke Warga

SIDOARJO – Pondok Pesantren Darul Falah Desa Kemangsen Kecamatan Balongbendo menerima penyerahan hewan kurban dari ...
KRONIK

Raih Penghargaan RBD, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Identitas Budaya Masyarakat

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan penghargaan kepada Kabupaten ...