Selasa
13 Oktober 2026 | 3 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rijanto: Zakat Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Umat, Bukan Sekadar Ibadah Individual

pdip-portal-1771906218991

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan bahwa zakat harus ditempatkan sebagai kekuatan ekonomi umat, bukan sekadar kewajiban ibadah individual. Optimalisasi zakat dinilai mampu menjadi instrumen nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Rijanto saat membuka Program Gerai Z-Iftihar Ramadhan 1447 H yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blitar di Masjid Al Fataa, Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen kebijakan sosial-ekonomi apabila dikelola secara produktif dan profesional. “Zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen kebijakan sosial yang mampu memperkecil kesenjangan dan memperkuat ekonomi masyarakat bawah,” tegasnya.

Melalui Gerai Z-Iftihar Ramadhan, Baznas menghadirkan bazar kuliner serta produk UMKM binaan sebagai upaya memperluas akses pasar sekaligus memperkuat jejaring usaha pelaku ekonomi kecil.

Rijanto menilai sektor UMKM selama ini terbukti menjadi penyangga utama ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Blitar menjadikan penguatan UMKM sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi kerakyatan.

“Kita ingin UMKM naik kelas. Pemerintah daerah hadir memberikan ruang dan keberpihakan nyata agar pelaku usaha kecil bisa berkembang,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas Kabupaten Blitar agar manfaatnya dapat dikelola secara terarah dan berkelanjutan.

Menurutnya, zakat yang dikelola secara produktif tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, tetapi mampu mendorong masyarakat menjadi mandiri secara ekonomi.

“Targetnya bukan sekadar membantu, tetapi memberdayakan. Dari penerima bantuan menjadi pelaku ekonomi,” imbuhnya.

Melalui program ini, Pemkab Blitar berupaya memadukan nilai religius Ramadan dengan strategi penguatan ekonomi kerakyatan, menjadikan zakat sebagai motor pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Dorong Media Partai Jadi Penyambung Lidah Rakyat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mendorong perombakan mendasar dalam ...
LEGISLATIF

Sampah Sungai Ancam Picu Banjir, Ketua DPRD Kota Malang Dorong Pemasangan Trash Boom

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang memperkuat ...