Rabu
26 Agustus 2026 | 7 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rijanto: Zakat Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Umat, Bukan Sekadar Ibadah Individual

pdip-portal-1771906218991

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan bahwa zakat harus ditempatkan sebagai kekuatan ekonomi umat, bukan sekadar kewajiban ibadah individual. Optimalisasi zakat dinilai mampu menjadi instrumen nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Rijanto saat membuka Program Gerai Z-Iftihar Ramadhan 1447 H yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blitar di Masjid Al Fataa, Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen kebijakan sosial-ekonomi apabila dikelola secara produktif dan profesional. “Zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen kebijakan sosial yang mampu memperkecil kesenjangan dan memperkuat ekonomi masyarakat bawah,” tegasnya.

Melalui Gerai Z-Iftihar Ramadhan, Baznas menghadirkan bazar kuliner serta produk UMKM binaan sebagai upaya memperluas akses pasar sekaligus memperkuat jejaring usaha pelaku ekonomi kecil.

Rijanto menilai sektor UMKM selama ini terbukti menjadi penyangga utama ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Blitar menjadikan penguatan UMKM sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi kerakyatan.

“Kita ingin UMKM naik kelas. Pemerintah daerah hadir memberikan ruang dan keberpihakan nyata agar pelaku usaha kecil bisa berkembang,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas Kabupaten Blitar agar manfaatnya dapat dikelola secara terarah dan berkelanjutan.

Menurutnya, zakat yang dikelola secara produktif tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, tetapi mampu mendorong masyarakat menjadi mandiri secara ekonomi.

“Targetnya bukan sekadar membantu, tetapi memberdayakan. Dari penerima bantuan menjadi pelaku ekonomi,” imbuhnya.

Melalui program ini, Pemkab Blitar berupaya memadukan nilai religius Ramadan dengan strategi penguatan ekonomi kerakyatan, menjadikan zakat sebagai motor pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Kukuhkan Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Campurdarat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
KABAR CABANG

Data Desil Tak Sesuai Realita, Warga Lumajang Bisa Lapor ke Kantor DPC atau Gedung DPRD

LUMAJANG – Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang merespon adanya keluhan masyarakat terkait data Desil yang dinilai ...
LEGISLATIF

Puan: DPR Siap Terima Aspirasi Massa Peserta Demo 27 Agustus

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan DPR terbuka menerima aspirasi masyarakat yang akan disampaikan ...
KABAR CABANG

Ratusan KK Alami Kekeringan, DPC Ngawi Baksos Kirim Dua Tangki Air Bersih

NGAWI – Dua truk tangki perlahan memasuki wilayah pelosok Kabupaten Ngawi. Truk tangki membawa ribuan liter air ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Bojonegoro Lantik 3.312 Pengurus Ranting dan Anak Ranting

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menyelesaikkan rangkaian konsolidasi organisasi dengan ...
HEADLINE

Said Abdullah Dorong NU Fokus pada Agenda Keumatan

JAKARTA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah berharap Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tidak ...