Selasa
08 September 2026 | 1 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Irawan Apresiasi Wirawiri Purabaya–Kenpark Kembali Lewat Tol, Pangkas Waktu Tempuh hingga 50 Menit

pdip jatim 260223 wirawiri

SURABAYA — Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Eri Irawan mengapresiasi keputusan Pemerintah Kota Surabaya mengembalikan rute transportasi umum Wirawiri Purabaya–Kenpark melalui jalur tol mulai 23 Februari 2026.

Kebijakan tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi waktu perjalanan dan sangat membantu mobilitas pekerja maupun pelajar.

Sebelumnya, sejak awal 2026 rute tersebut sempat tidak melintasi jalan tol serta mengalami perubahan layanan dari bus menjadi feeder Wirawiri FD12.

Menurut Eri, kembalinya rute melalui tol merupakan langkah responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang mengandalkan transportasi publik untuk aktivitas harian.

“Dengan kembali masuk tol, waktu tempuh bisa dipangkas signifikan, sekitar 50 menit. Ini tentu sangat membantu pekerja, pelajar, dan warga yang setiap hari bergantung pada konektivitas Kenjeran Park dan Purabaya,” ujar Eri Irawan, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, DPRD Surabaya sebelumnya telah meminta Dinas Perhubungan melakukan kajian efektivitas rute tanpa jalur tol. Hasil evaluasi tersebut kemudian mendorong pengaturan kembali alokasi anggaran agar layanan dapat kembali melintasi tol.

Selain mempercepat perjalanan, kebijakan ini juga dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama yang kerap macet pada jam sibuk.

“Efisiensi waktu sangat krusial karena berdampak langsung pada produktivitas dan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai keputusan tersebut menunjukkan adanya perhatian Pemkot Surabaya terhadap aspirasi pengguna transportasi umum sekaligus upaya meningkatkan kualitas layanan publik di sektor transportasi.

Meski demikian, ia memberikan sejumlah catatan, terutama terkait konsistensi jadwal dan frekuensi layanan agar manfaat pemangkasan waktu tempuh benar-benar dirasakan masyarakat.

“Percuma waktu tempuh lebih cepat jika headway antar-armada masih lama atau tidak menentu. Evaluasi berkala dan transparansi informasi kepada publik menjadi kunci,” tegas Eri.

Ke depan, dia juga mendorong evaluasi penggunaan armada feeder pada rute dengan volume penumpang tinggi. Jika diperlukan, layanan dapat kembali menggunakan bus berkapasitas lebih besar untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi operasional.

“Bus berukuran sedang lebih rasional dari sisi kapasitas dan kenyamanan. Ini juga bisa menekan penumpukan penumpang serta mengurangi kendaraan di jalan,” ujarnya.

Eri berharap penguatan layanan transportasi publik terus dilakukan agar transportasi umum menjadi arus utama mobilitas warga Surabaya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...
KRONIK

Widarto Tolak Utang Rp786 Miliar, Warga Hadiahi Tumpeng

JEMBER – Sepotong tumpeng dibawa warga ke gedung DPRD Jember pada Senin (7/9/2026). Tumpeng tersebut untuk ...
LEGISLATIF

DPRD dan Pemkab Magetan Sepakati KUA-PPAS Perubahan 2026, Porsi Sektor Infrastruktur Terbesar

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan bersama Pemerintah Kabupaten Magetan resmi ...
LEGISLATIF

Anggaran KONI Belum Jelas, DPRD Kota Blitar Desak Wali Kota Segera Bertindak

BLITAR – DPRD Kota Blitar mendesak Wali Kota segera mencarikan solusi atas persoalan anggaran KONI Kota Blitar. ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Run Diikuti 1.700 Pelari, Dewi Dorong Jadi Sport Tourism Unggulan

Sebanyak 1.700 pelari mengikuti Kediri Run di SLG. Pemkab Kediri mendorong event tersebut berkembang menjadi daya ...
EKSEKUTIF

Bupati Sanusi Perketat Pengawasan MBG, Pengelola SPPG Wajib Lapor Real-Time

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi memperingatkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tidak ...