SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Siti Mariyam, menggelar reses Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2026 di RW 01 Kedurus, Kecamatan Karangpilang, guna menyerap langsung aspirasi masyarakat, pekan kemarin.
Kegiatan yang dihadiri ratusan warga, kelompok PKK, serta jamaah pengajian itu menjadi forum penyampaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari infrastruktur lingkungan, pendidikan, hingga layanan sosial dan kesehatan.
Dalam pertemuan tersebut, warga mengeluhkan belum terealisasinya renovasi Balai RW dan bangunan PAUD meski telah berulang kali diajukan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel).
“Bangunan Balai RW dan PAUD sudah beberapa kali disurvei, tetapi belum ada realisasi. Ini menjadi perhatian serius dan akan kami kawal agar masuk skala prioritas,” ujar Siti Mariyam, dikutip Minggu (22/2/2026).
Selain itu, warga juga mengusulkan bantuan seragam pengajian serta penanganan sejumlah persoalan pendidikan agar intervensi pemerintah daerah lebih dirasakan secara nyata.
Persoalan sosial turut mendominasi jalannya reses, terutama terkait BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang terblokir serta bantuan sosial yang belum tepat sasaran akibat warga belum tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Siti Mariyam menyebutkan, hingga Februari 2026 masih terdapat sekitar 181.867 Kartu Keluarga atau 506.678 jiwa di Surabaya yang statusnya belum ditemukan oleh petugas pendataan sejak survei dimulai Oktober 2025.
Ia mengimbau warga yang belum terdata agar segera melakukan konfirmasi mandiri melalui laman resmi surabaya.go.id sebelum 31 Maret 2026 agar tetap mendapatkan hak layanan sosial dan kesehatan.
Selain menyerap aspirasi, Siti Mariyam juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan di tengah musim penghujan guna mencegah penyebaran penyakit, termasuk demam berdarah.
“Reses menjadi jembatan antara warga dan pemerintah. Semua aspirasi akan kami tampung dan teruskan ke dinas terkait di Pemkot Surabaya agar bisa ditindaklanjuti secara konkret,” pungkasnya. (nia/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










