Minggu
19 April 2026 | 4 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Tawarkan Inkubasi UMKM bagi Guru PPG Non Sertifikasi

pdip-portal-1771062753022

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Novita Hardini menawarkan solusi alternatif bagi guru Pendidikan Profesi Guru (PPG) non sertifikasi yang mengeluhkan persoalan kesejahteraan, melalui program inkubasi UMKM dan pemanfaatan platform digital untuk menambah penghasilan.

Solusi tersebut disampaikan Novita saat menemui para guru PPG non sertifikasi di Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, Trenggalek, Kamis (12/2/2026), dalam agenda penyerapan aspirasi masyarakat.

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII itu, persoalan kesejahteraan guru tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Sambil mendorong penyelesaian status dan hak guru di tingkat pusat, ia menilai perlu ada langkah praktis yang dapat segera dijalankan.

“Saya tidak bisa membiarkan masalah ini tanpa solusi. Karena itu, saya menawarkan inkubasi UMKM serta peluang menjadi affiliate maupun konten kreator agar para guru memiliki tambahan penghasilan,” ujar Novita, sebagaimana keterangan diterima media ini, Sabtu (14/2/2026).

Sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang bermitra dengan Kementerian UMKM dan Kementerian Ekonomi Kreatif, Novita menilai peluang ekonomi digital saat ini terbuka luas dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan tambahan.

Ia mencontohkan, aktivitas kreatif melalui platform digital berpotensi memberikan penghasilan tambahan apabila dikelola secara konsisten.

“Dengan memanfaatkan platform digital secara kreatif, peluang tambahan penghasilan sangat mungkin. Ini bisa menjadi solusi sementara untuk meringankan beban para guru,” katanya.

Tawaran tersebut disambut positif para guru PPG non sertifikasi, meski mereka tetap berharap adanya kejelasan status serta peningkatan kesejahteraan melalui kebijakan nasional.

Menanggapi hal itu, Novita menyatakan akan meneruskan aspirasi para guru kepada Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan guna mendorong solusi jangka panjang.

“Perjuangan status dan kesejahteraan tetap harus disuarakan. Saya akan terus mengawal dan berkoordinasi agar ada solusi yang lebih komprehensif,” ujarnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...
KRONIK

Erma Susanti Tegaskan Perempuan Harus Suarakan Kesetaraan Gender di Era Digital Indonesia

Erma Susanti dorong perempuan Indonesia aktif menyuarakan kesetaraan gender melalui media sosial sebagai bagian ...