Kamis
11 Juni 2026 | 5 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Tawarkan Inkubasi UMKM bagi Guru PPG Non Sertifikasi

pdip-portal-1771062753022

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Novita Hardini menawarkan solusi alternatif bagi guru Pendidikan Profesi Guru (PPG) non sertifikasi yang mengeluhkan persoalan kesejahteraan, melalui program inkubasi UMKM dan pemanfaatan platform digital untuk menambah penghasilan.

Solusi tersebut disampaikan Novita saat menemui para guru PPG non sertifikasi di Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, Trenggalek, Kamis (12/2/2026), dalam agenda penyerapan aspirasi masyarakat.

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII itu, persoalan kesejahteraan guru tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Sambil mendorong penyelesaian status dan hak guru di tingkat pusat, ia menilai perlu ada langkah praktis yang dapat segera dijalankan.

“Saya tidak bisa membiarkan masalah ini tanpa solusi. Karena itu, saya menawarkan inkubasi UMKM serta peluang menjadi affiliate maupun konten kreator agar para guru memiliki tambahan penghasilan,” ujar Novita, sebagaimana keterangan diterima media ini, Sabtu (14/2/2026).

Sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang bermitra dengan Kementerian UMKM dan Kementerian Ekonomi Kreatif, Novita menilai peluang ekonomi digital saat ini terbuka luas dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan tambahan.

Ia mencontohkan, aktivitas kreatif melalui platform digital berpotensi memberikan penghasilan tambahan apabila dikelola secara konsisten.

“Dengan memanfaatkan platform digital secara kreatif, peluang tambahan penghasilan sangat mungkin. Ini bisa menjadi solusi sementara untuk meringankan beban para guru,” katanya.

Tawaran tersebut disambut positif para guru PPG non sertifikasi, meski mereka tetap berharap adanya kejelasan status serta peningkatan kesejahteraan melalui kebijakan nasional.

Menanggapi hal itu, Novita menyatakan akan meneruskan aspirasi para guru kepada Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan guna mendorong solusi jangka panjang.

“Perjuangan status dan kesejahteraan tetap harus disuarakan. Saya akan terus mengawal dan berkoordinasi agar ada solusi yang lebih komprehensif,” ujarnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...