Rabu
20 Mei 2026 | 1 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi Efisiensi Anggaran, Pemkab Blitar Perkuat Strategi Adaptif Posyandu

pdip-portal-1770889352161

BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelayanan kesehatan dasar meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten Blitar yang dibuka Bupati Rijanto di Aula PKK Kabupaten Blitar, Rabu (11/2/2026).

Rakor dihadiri jajaran pimpinan daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Blitar Ninik Rijanto, serta para pembina Posyandu tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Ninik menegaskan rakor menjadi forum konsolidasi untuk memperkuat komitmen peningkatan kualitas pelayanan Posyandu melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Keberhasilan Posyandu tidak lepas dari kerja keras kader, dukungan lintas sektor, serta pendampingan Tim Pembina di semua tingkatan,” ujarnya.

Kabupaten Blitar saat ini memiliki 1.385 Posyandu dengan dukungan 10.272 kader yang tersebar di 248 desa dan kelurahan. Jumlah tersebut menjadi kekuatan utama dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk percepatan penurunan stunting.

Namun, kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat berdampak pada program daerah, termasuk Posyandu. Keterbatasan anggaran menuntut strategi adaptif agar pelayanan tetap optimal.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rijanto menegaskan pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari kualitas kesehatan masyarakat.

“Setiap warga Kabupaten Blitar memiliki hak yang sama untuk hidup sehat. Pelayanan kesehatan dasar harus tetap terjaga kualitasnya meskipun berada di tengah kebijakan efisiensi,” tegasnya.

Kader Banteng ini mengajak seluruh pemangku kepentingan mengoptimalkan sumber daya, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong inovasi dan kreativitas agar program tepat sasaran dan berdampak nyata.

Melalui rakor ini, Pemkab Blitar berharap sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, perangkat daerah, dan kader Posyandu semakin solid, sehingga Posyandu tetap menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tengah keterbatasan. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan DPR Dukung Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat

Puan Maharani menegaskan DPR RI mendukung program pemerintah selama bertujuan untuk kesejahteraan rakyat dalam ...
SUARA MUDA

Politik, Seminar Motivasi, dan Kegelisahan Anak-anak Muda Bondowoso tentang Sampah Desa

Anak muda Bondowoso mulai bergerak lewat politik dan edukasi sosial untuk membangkitkan semangat generasi muda ...
LEGISLATIF

Baktiono Nilai Aspirasi PKL Kali Kepiting Masih Bisa Diakomodasi Melalui Penataan

Baktiono menilai aspirasi PKL Kali Kepiting masih bisa diakomodasi Pemkot Surabaya melalui penataan yang tepat. ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Bojonegoro, Dimeriahkan Tarian Angling Dharma dan Khidmat Selawat

BOJONEGORO – Sebanyak 302 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Telaah Paparan Raperda Dana Abadi Daerah, Masrohan: Agar Produk Hukum Berkualitas

BANYUWANGI – Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) DPRD Banyuwangi menggelar rapat kerja membahas usulan ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Soroti Krisis Pengelolaan Sampah, TPA Pakusari Dinilai Sudah Over Kapasitas

DPRD Jember menyoroti krisis pengelolaan sampah dan over kapasitas TPA Pakusari yang dinilai mengancam kebersihan ...