BLITAR — Semangat generasi muda Blitar Raya mengemuka dalam kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Guntur Wahono, di Dusun Tambakboyo, Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Selasa (10/2/2026) malam.
Forum tersebut menjadi ruang dialog hangat antara wakil rakyat dan para pengurus Karang Taruna dari berbagai wilayah.
Dalam pertemuan itu, perwakilan Karang Taruna tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa menyampaikan aspirasi sekaligus harapan agar organisasi kepemudaan semakin mendapat perhatian dan dukungan, khususnya terkait penguatan program kerja dan dukungan anggaran.
Guntur menyambut aspirasi tersebut dengan komitmen untuk membantu membesarkan Karang Taruna di Blitar Raya. Menurutnya, pemuda desa memiliki energi dan potensi besar yang perlu diarahkan agar mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin Karang Taruna benar-benar hidup dan aktif di tengah masyarakat. Potensi mereka besar, tinggal bagaimana kita kuatkan organisasinya dan kita dampingi bersama,” ujar Guntur, dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).
Wakil rakyat yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar ini menilai, penguatan kapasitas kepengurusan menjadi langkah awal yang penting.
Melalui forum reses, Guntur membuka peluang fasilitasi berupa bimbingan teknis, seminar, sosialisasi, hingga lokakarya agar pengurus lebih siap menjalankan program-program kreatif dan produktif.
Tak hanya itu, aspirasi mengenai dukungan anggaran juga menjadi perhatian. Guntur menyatakan siap mendorong dukungan melalui mekanisme yang ada agar kegiatan kepemudaan dapat berjalan lebih optimal.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Dari forum tersebut, muncul pula gagasan menggelar Jambore Karang Taruna sebagai ajang konsolidasi dan silaturahmi antarwilayah.
Rencana “Gebyar Karang Taruna Blitar” pun mengemuka sebagai simbol kebangkitan pemuda desa.
Bagi Guntur, Karang Taruna bukan sekadar organisasi, melainkan ruang tumbuh bagi generasi muda untuk belajar memimpin, berorganisasi, dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar.
“Ketika pemuda bergerak dan berdaya, desa akan ikut bergerak. Kita ingin anak-anak muda Blitar Raya percaya diri dan punya ruang untuk berkembang,” pungkasnya. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










