Selasa
27 Oktober 2026 | 5 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Banyuwangi Tegaskan Menjunjung Tinggi Aspirasi Para Ulama

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-09022026

BANYUWANGI – Peringatan Haul ke-14 KH. Achmad Musayyidi di PP. Mabadiul Ihsan, Karangdoro, pada Sabtu (7/2/2026) dihadiri berbagai kalangan. Para kiai, tokoh masyarakat hingga pejabat tampak berbaur dengan ribuan jamaah yang hadir.

Tampak hadir, di antaranya, KH. Fachruddin Manan, KH. Hasan Thoha, KH. Muhaimin Asymuni, KH. Masykur Ali, KH. Muwafiq Amir, KH. Achmad Wahyudi, KH. Sunandi Zubaidi, KH. Aly Asyiqin dan sejumlah kiai lainnya.

Berderet bersama keluarga besar Mabadiul Ihsan, di antaranya, H. Abdullah Azwar Anas, KH. Masykur, H. Syukron Makmun, Mufti Anam dan lain-lain.

Adapula KH. Firjaun Barlaman dari Jember, Habib Muhammad bin Abu Bakar Al-Muhdlar dari Situbondo dan sejumlah tokoh lain dari luar kota.

Turut satu majelis bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi. Di antaranya, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Banyuwangi, H. Mujiono, dan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk menegaskan, aspirasi para ulama dan kiai menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan di daerahnya.

“Nasihat-nasihat dari para kiai, kami junjung tinggi dalam pengambilan-pengambilan keputusan di pemerintahan kami. Kami meyakini aspirasi para kiai membawa aspirasi dari masyarakat secara luas,” ujar Ipuk.

Aspirasi tokoh agama tersebut, lanjut Ipuk, diolah sedemikian rupa dalam bentuk program wajib dan program prioritas. Program tersebut disesuaikan dengan tantangan dan kondisi fiskal saat ini.

“Dari aspirasi dan kondisi yang ada, lantas kami menjalankan program seefektif mungkin, namun memiliki dampak yang luas,” jelas Ipuk.

Wakabid DPD PDI Perjuangan Jatim itu mencontohkan salah satunya adalah program infrastruktur. Di awal 2026 ini, telah dilakukan sejumlah perbaikan jalan berlubang. Tak kurang dari 170 titik jalan berlubang di ruas utama.

“Secara bertahap pada tahun ini, anggaran infrastruktur akan terus dioptimalkan guna kemaslahatan bersama,” terang Ipuk.

KH. Achmad Musayyidi merupakan pendiri PP. Mabadiul Ihsan, Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. Pesantren tersebut kini berkembang dengan pesat. Memadukan pola pendidikan salaf, modern dan berbasis internasional. Memiliki sejumlah pendidikan formal dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Salah satunya adalah Universitas Islam Cordova.

Saat ini juga dikembangkan Pesantren Daar Al Ihsan (DAI) yang menggunakan kurikulum internasional. Pesantren ini mengedepankan pendidikan anti-bulliying dan lingkungan yang asri.

“Akhlakul karimah, keilmuan agama dan skill serta leadership menjadi output utama yang kita tekankan kepada para santri,” ungkap Pembina Yayasan PP. Mabadiul Ihsan, H. Abdullah Azwar Anas. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ina Ammania Ingatkan Guru Madrasah, AI Tak Bisa Gantikan Keteladanan

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengingatkan guru madrasah agar tidak menyerahkan proses ...
SEMENTARA ITU...

Ski Air Ngawi Bidik 10 Emas di Popda Jatim XV 2026, Total Target 20 Medali

NGAWI – Cabang olahraga (cabor) ski air Kabupaten Ngawi membidik 20 medali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...
KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...
MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...