Minggu
16 Agustus 2026 | 9 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Jatim Gelar Rekrutmen Terbuka, Deni Wicaksono: Kami Partai untuk Semua Kalangan

pdip jatim 260110 DW 1

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur membuka rekrutmen terbuka bagi seluruh kalangan untuk bergabung dan berkiprah sebagai kader dan pengurus partai, baik di tingkat RW/dusun, kelurahan/desa, kecamatan, maupun melalui sayap dan badan partai.

Dalam rekrutmen ini, Generasi Z (Gen Z), anak muda kelahiran 1995-2012, menjadi salah satu kelompok yang diajak untuk terlibat aktif.

Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan, masa depan demokrasi dan politik Indonesia sangat bergantung pada keterlibatan generasi muda, termasuk Gen Z yang saat ini jumlahnya semakin dominan.

“Kami ingin Gen Z tidak melihat politik sebagai sesuatu yang kotor atau jauh dari kehidupan mereka. Justru politik adalah alat untuk memperjuangkan nilai, gagasan, dan perubahan melalui kebijakan publik yang diinginkan masyarakat, termasuk Gen Z,” kata Deni di Surabaya, Jumat (30/1/2026).

Dia menyampaikan, PDIP Jatim membuka ruang selebar-lebarnya bagi anak-anak muda untuk terlibat tanpa harus memiliki latar belakang politik praktis.

“Tidak perlu takut. Gen Z itu kreatif, kritis, dan peka terhadap isu sosial. Mayoritas kita adalah generasi perintis yang ingin negeri ini lebih baik lagi. Itu modal besar untuk berpolitik secara sehat,” kata politisi muda alumnus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tersebut.

Deni menjelaskan, rekrutmen terbuka ini mencakup keikutsertaan sebagai kader atau masuk ke jajaran pengurus struktural mulai dari tingkat anak ranting (RW/dusun), ranting (kelurahan/desa), pengurus anak cabang (PAC) di tingkat kecamatan.

Serta keterlibatan dalam berbagai sayap dan badan PDI Perjuangan yang menjadi wadah aktualisasi minat dan keahlian.

“Bagi Gen Z yang belum mau masuk ke struktur partai, kami punya banyak ruang lain melalui badan dan sayap partai. Politik tidak selalu soal rapat dan jabatan,” tegasnya.

Menurutnya, PDI Perjuangan Jawa Timur punya sekolah partai yang siap menampung segala aktifitas terkait pendidikan dan pelatihan dalam bidang apapun di bawah Badiklat DPD PDI Perjuangan Jatim.

Selain itu, bagi GenZ yang ingin aktif belajar tentang kepemiluan ada Badan Pemenangan Pemilu (BP Pemilu), yang ingin mengikuti proses penyelenggaraan Pemilu dan mengawal suara ada Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN).

Bagi anak muda yang memiliki minat di bidang seni, budaya, dan kreativitas dapat bergabung dengan Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDIP.

Sementara Gen Z yang tertarik pada kerja-kerja kemanusiaan, solidaritas sosial, dan kebencanaan dapat berkiprah melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP.

Lalu yang punya minat dibidang perekonomian bisa bergabung dengan kawan-kawan Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK).

“Kalau yang suka kegiatan sosial, turun ke lapangan, atau kerja-kerja kerelawanan, ada Baguna. Yang ingin aktif kegiatan keagamaan Islam, ada Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi). Untuk anak-anak muda yang ingin belajar kepemimpinan dan organisasi, ada Taruna Merah Putih (TMP), Relawan Pejuang Demokrasi(Repdem), Banteng Muda Indonesia (BMI). Bagi yang ingin aktif mengadvokasi masalah hukum rakyat, ada Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR),” papar Deni.

“Dan masih banyak ruang-ruang publik tempat belajar dan berkarya bersama kami di PDI Perjuangan,” lanjut politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut.

Dia menambahkan, keterlibatan Gen Z dalam sayap dan badan partai juga menjadi sarana pendidikan politik yang lebih kontekstual dan dekat dengan realitas sehari-hari.

“Di situ Gen Z bisa belajar politik secara langsung, bukan teori. Belajar gotong royong, manajemen organisasi, hingga keberpihakan pada rakyat,” ujar dia.

Deni menilai, keterlibatan generasi muda dalam politik merupakan bentuk keberanian untuk tidak bersikap apatis terhadap masa depan bangsa.

“Politik itu berkaitan dengan kebijakan yang berdampak luas ke kehidupan rakyat. Dari lahir sampai meninggal, banyak sekali bagian kehidupan yang diambil dari kebijakan publik sebagai bagian dari proses politik. Jadi lebih baik Gen Z masuk, ikut mengawal, dan ikut menentukan arah,” katanya.

Deni pun mengajak generasi muda di Jawa Timur untuk tidak ragu bergabung dan berproses bersama PDIP.

“Silakan datang, silakan bergabung. Bisa secara online maupun datang ke kantor-kantor partai yang ada di 38 kabupaten/kota se-Jatim. PDI Perjuangan adalah partai terbuka, ruang belajar dan ruang pengabdian yang tepat bagi semuanya, termasuk Gen Z, yang ingin berbuat nyata untuk masyarakat,” pungkas Deni. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Ony Setiawan Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi di Tuban

TUBAN – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, menginisiasi program ...
KRONIK

Amithya Ingatkan Generasi Muda Tak Kehilangan Jati Diri di Era Digital

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan jati ...
KABAR CABANG

Pengurus Ranting Se-Kecamatan Kerek dan Soko Tuban Jalani Pelantikan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban resmi memulai rangkaian pelantikan pengurus ...
KABAR CABANG

Musran Tuntas, PDIP Kabupaten Blitar Bidik 22 Kursi pada Pemilu 2029

PDIP Kabupaten Blitar menuntaskan Musran se-kabupaten dan membidik 22 kursi DPRD pada Pemilu 2029 melalui penguatan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...