Selasa
22 September 2026 | 8 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perjuangan Novita Berbuah Manis, Festival Jaranan Trenggalek Masuk Karisma Event Nusantara 2026

pdip-jatim-260123-fest-jaranan-nggalek-2

TRENGGALEK – Perjuangan tanpa kenal lelah anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini, SE., ME., akhirnya membuahkan hasil.

Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) resmi masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, program strategis Kementerian Pariwisata yang menghimpun event-event unggulan nasional.

Festival Jaranan Trenggalek Terbuka yang telah digelar secara konsisten hingga edisi ke-29 pada September 2025 lalu, kini tercatat sebagai salah satu dari 125 event terpilih KEN 2026.

Keberhasilan ini menjadi capaian penting bagi penguatan identitas budaya Trenggalek di tingkat nasional.

Sebagai legislator dari Dapil VII Jawa Timur (Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Magetan, dan Ngawi), Novita Hardini tidak hanya memperjuangkan FJTT, tetapi juga mengawal masuknya dua festival lain di daerah pemilihannya.

Berdasarkan informasi resmi Karisma Event Nusantara, Kabupaten Ponorogo berhasil meloloskan Festival Nasional Reog Ponorogo dan Grebeg Suro, sementara Kabupaten Pacitan masuk dengan Festival Ronthek.

Pada KEN 2026, Provinsi Jawa Timur kembali menjadi salah satu daerah dengan jumlah event terbanyak. Tercatat, ada 11 festival dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur yang ditetapkan Kementerian Pariwisata sebagai agenda unggulan nasional.

Masuknya FJTT dalam KEN 2026 menjawab harapan besar masyarakat pecinta seni jaranan di Trenggalek, sekaligus sejalan dengan visi Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama Novita Hardini untuk menjadikan Trenggalek sebagai Bumi Tarian Jaranan.

Tidak hanya Turonggo Yakso sebagai ikon lokal, tetapi Trenggalek diharapkan menjadi rumah bagi seluruh ragam seni jaranan Nusantara bahkan dunia.

Menanggapi pencapaian tersebut, Novita Hardini yang juga Founder UPRINTIS Indonesia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.

“Alhamdulillah, ini bagian dari ikhtiar kami mengawal aspirasi kemajuan daerah di Dapil VII, khususnya sektor pariwisata. Tentu ini harus disambut dan dikawal oleh masing-masing pemerintah daerah agar mampu menyajikan event yang kreatif dan berkualitas setiap tahunnya,” ujar Novita, Jumat (23/1/2026).

Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek itu optimistis konsistensi penyelenggaraan event akan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisata.

“Saya yakin, konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas event akan menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan jumlah kunjungan dan menggairahkan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Novita menegaskan, perjuangannya tidak berhenti pada satu daerah.

“Saya memperjuangkan seluruh kabupaten di Dapil VII. Alhamdulillah saat ini sudah ada tiga kabupaten yang siap. Dengan terbukanya konektivitas dengan Kementerian Pariwisata, semoga membawa dampak positif bagi pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Keberhasilan FJTT masuk KEN 2026 tidak lepas dari konsistensi Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama komunitas seni jaranan yang setiap tahun terus menggelar festival tersebut.

Pada penyelenggaraan ke-29, FJTT resmi dibuka pada Minggu (28/9) malam di kawasan Taman Alun-alun Kota Trenggalek dan berlangsung meriah.

Ribuan warga memadati area festival sejak sore hari untuk menyaksikan parade jaranan, pameran seni, serta kolaborasi musik lintas budaya.

Selama tujuh hari penuh, berbagai kelompok jaranan dari dalam dan luar Trenggalek tampil dengan iringan gamelan, barongan, hingga pertunjukan kolaboratif.

Festival tersebut juga menghadirkan penari mancanegara, di antaranya Yuliana Mar Orduno asal Meksiko yang membawakan tari Quetzalcoatl berpadu gamelan jaranan dan alat musik ocarina, serta Martina Fieirtag dari Jerman, koreografer Dimar Dance Theater.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, didampingi Novita Hardini, secara resmi membuka festival yang sepenuhnya digagas oleh komunitas jaranan.

“Welcome to Trenggalek, The Jaranan World. Kami ingin Trenggalek menjadi rumahnya jaranan dunia,” tegasnya.

Dia menekankan bahwa jaranan bukan sekadar hiburan, melainkan seni yang sarat nilai kepahlawanan, filosofi, dan pengendalian diri.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati memuji konsistensi penyelenggaraan FJTT yang telah berlangsung selama 29 tahun tanpa henti.

Menurutnya, festival ini telah menjadi ekosistem ekonomi kreatif yang menggerakkan sektor kuliner, kriya, hingga pemasaran digital.

Asisten Deputi Strategi Event Kemenekraf, Fransiskus Handoko, bahkan sejak awal meyakini FJTT layak masuk KEN 2026 karena dinilai siap naik kelas menjadi event nasional bahkan internasional.

Dengan dukungan seniman, pelaku ekonomi kreatif, serta antusiasme masyarakat, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka kian meneguhkan posisi Trenggalek sebagai pusat jaranan dunia sekaligus destinasi budaya unggulan Jawa Timur. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Festival Jaranan Trenggalek ke-30 Masuk KEN, DPRD Dorong Jaranan Makin Mendunia

TRENGGALEK – Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelestarian ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp126,22 Miliar, Minta Realisasi APBD Kota Batu Diperbaiki

BATU — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu menyoroti tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Dorong Pemkot Surabaya Evaluasi dan Optimalkan Pengelolaan GBT

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Magetan Soroti Pengadaan Videotron dan Mobil Dinas PKK 

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar sidang paripurna dengan agenda ...
KRONIK

Tinjau Mata Air Mandhung, Bupati Lukman: Air untuk Masa Depan Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan, sumber air bukan hanya persoalan ketersediaan air pada saat ...
KRONIK

Hj. Ansari PDIP Minta Pimpinan Komisi VIII DPR Serius Sikapi Masalah UINSA

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong evaluasi total terhadap tata kelola Perguruan Tinggi ...