KEDIRI – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Yoga Pratama Putra, tegas menolak wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD.
Sikap politik partai tersebut, ia sampaikan saat menghadiri kegiatan olahraga senam Sicita (Senam Indonesia Cinta Tanah Air), acara rangkaian HUT ke-53 PDI Perjuangan yang diadakan di Kampung Tani Kleco Kelurahan Jamsaren Kecamatan Pesantren, kemarin.
“Sikap kami di DPC PDI Perjuangan Kota Kediri tegas dan jelas, yaitu menolak pilkada melalui DPRD. Kami sejalan dengan arahan Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri, bahwa hak memilih pemimpin harus tetap berada di tangan rakyat, sebagai bagian dari kedaulatan rakyat itu sendiri,” tandas Yoga kepada pewarta media ini, Minggu (18/1/2026).
Menurut Yoga, kepala daerah adalah pemimpin yang paling dekat dengan rakyat. “Jika tidak dipilih langsung oleh rakyat, maka bagaimana rakyat dapat mengenal, menilai, dan memberikan mandat kepada pemimpinnya,” ujar dia.
Yoga menekankan, sebagaimana selalu disampaikan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk turun ke bawah, PDI Perjuangan akan selalu berdiri untuk rakyat.
“Bagi kami, pilkada langsung adalah wujud nyata kedaulatan rakyat. Tindak lanjut di tingkat DPC adalah memastikan seluruh kader dan wakil rakyat PDI Perjuangan berada dalam satu sikap dan satu suara, serta menyampaikan kepada masyarakat bahwa PDI Perjuangan akan terus berdiri di barisan rakyat dan menjaga hak demokrasi mereka,” ungkapnya.
Rakernas dan HUT ke-53 PDIP mengangkat tema “Satyam Eva Jayate”, dengan sub tema “Di Sanalah Aku Berdiri untuk selama-lamanya”. “Maka PDI Perjuangan akan selalu berdiri selama-lamanya bersama rakyat,” tutup Yoga. (putera/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










