Selasa
26 Mei 2026 | 5 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bayu Setyo Kuncoro: Arus Bawah Kunci Kekuatan Partai, Pemberdayaan Petani Harus Digarap Kader

pdip-jatim-260116-bayu-melon

BLITAR – Pemberdayaan petani melalui program konkret di tingkat akar rumput dinilai mampu menjadi penguat gerakan partai sekaligus menjawab persoalan ekonomi kader.

Hal tersebut disampaikan Wakabid Pertanian, Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Bayu Setyo Kuncoro.

Dia menilai bahwa program partai harus benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat dan dijalankan langsung oleh kader di level bawah.

Bayu mencontohkan, salah satu upaya yang saat ini mulai dikembangkan adalah budidaya melon yang digerakkan oleh kader partai.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar berorientasi pada hasil pertanian, tapi juga menjadi ruang pembelajaran, kemandirian, dan penguatan solidaritas kader.

“Pemberdayaan petani lewat gerakan program partai bisa dilakukan kader di level bawah. Salah satunya dengan menciptakan budidaya melon yang dikelola secara kolektif,” kata Bayu kepada tim media ini, Jumat (16/1/2026).

Dia menjelaskan, apabila pola pemberdayaan tersebut dapat dikembangkan secara merata di masing-masing Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP hingga tingkat ranting, maka dampaknya akan jauh lebih besar. Tidak hanya bagi kesejahteraan kader, tetapi juga bagi kekuatan organisasi partai secara keseluruhan.

“Kalau ini bisa dikembangkan di masing-masing PAC ataupun ranting, bukan tidak mungkin akan memperkuat pergerakan partai. Kader tidak hanya bergerak saat momentum politik, tapi juga hidup dan tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa arus bawah merupakan motor utama penggerak partai. Karena itu, kemandirian partai harus dibangun dari fondasi paling dasar dengan membina kader agar mampu menciptakan peluang kerja dan usaha produktif.

“Arus bawah adalah motor penggerak partai. Maka kemandirian partai itu penting, dimulai dari kader-kader di bawah,” tegasnya.

Menurut Bayu, ketika kader memiliki kemandirian ekonomi, maka mereka akan lebih kuat secara mental dan organisatoris. Kondisi tersebut dinilai mampu menciptakan kesejahteraan kader sekaligus memperkuat konsolidasi partai dalam jangka panjang.

“Kemandirian ini nantinya bermuara pada kesejahteraan kader, sekaligus membina kader agar mampu menciptakan peluang kerja. Inilah bentuk gotong royong yang nyata dan sejalan dengan nilai perjuangan PDI Perjuangan,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sambut Idul Adha 1447 H, PDIP Jatim Sembelih 10 Ekor Sapi untuk Warga dan Ponpes Sekitar Kantor DPD 

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, dengan menyembelih sepuluh ekor sapi ...
KABAR CABANG

Said Abdullah Salurkan 298 Ekor Sapi Kurban di Madura, Sasar Pesantren hingga Musala

SUMENEP – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, bersama Yayasan Fathimah Binti Said Gauzan ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bersinergi dengan Pesantren, Salurkan Daging Kurban 6 Sapi untuk Santri dan Warga

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Bojonegoro bersinergi dengan sejumlah pondok pesantren dalam ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Putusan MK Soal Kuota Perempuan Jadi Peringatan Keras bagi Parpol

Anggota DPRD Jatim Diana Sasa menilai putusan MK soal kuota 30 persen perempuan menjadi peringatan keras agar ...
LEGISLATIF

Doding Persilakan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemkab Trenggalek yang Dinilai Kurang Tepat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi meminta mahasiswa tidak ragu mengkritik kebijakan pemerintah yang dinilai ...
SUARA MUDA

Dari Dapur ke Digital: Kisah Perempuan Muda Bondowoso Menemukan Suara Politik di Bawah Payung PDIP

Kisah inspiratif generasi-Z Bondowoso yang ditempa politik lewat pendekatan personal Shanti, istri Ketua DPC PDIP ...