Sabtu
18 Juli 2026 | 5 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati: Basarnas dan BMKG Punya Peran Strategis

pdip-jatim-megawati-basarnas

pdip-jatim-megawati-basarnasJAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai Badan SAR Nasional (Basarnas) serta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memiliki peranan penting dan strategis.

Sebab, kedua badan tersebut bersentuhan langsung dengan kemanusiaan. Menurut Mega, Basarnas dan BMKG harus dapat memaksimalkan sosialisasi bagaimana gejala-gejala alam yang berkaitan dengan cuaca dan potensi bencana, terutama di desa-desa.

“Karena terkait langsung dengan kehidupan masyarakat,” kata Megawati, usai penandatanganan kerja sama antara PDI Perjuangan dengan Basarnas serta antara PDI Perjuangan dengan BMKG, kemarin. (Baca juga: Perkuat Wajah Kemanusiaan, PDIP Gandeng Basarnas dan BMKG)

Kepada pimpinan BMKG dan jajarannya, Megawati memberikan pesan agar lembaga tersebut dapat mensosialisasikan prakiraan cuaca maupun tanda-tanda alam kepada masyarakat. Seperti kepada nelayan dan petani, sehingga mereka punya ketepatan waktu kapan menanam dan kapan melaut.

Sementara kepada Basarnas yang dipimpin Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo, Megawati berpesan agar sosialisasi mengenai bagaimana mendeteksi dan meningkatkan insting suatu bencana dapat benar-benar sampai di masyarakat paling bawah, khususnya di daerah rawan bencana.

Pada kesempatan tersebut, Megawati menceritakan pengalamannya ketika mengunjungi lokasi bencana tsunami di Aceh yakni hanya tiga hari setelah kejadian bencana pada 26 Desember 2004.

“Menjelang terjadi tsunami, justru banyak hewan yang terlebih dahulu naik ke bukit-bukit. Hal itu menunjukkan bahwa hewan punya insting yang baik dalam mengenali gejala alam,” katanya.

Dia menambahkan, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, tapi kalau tidak dijaga dan diawasi maka pulau-pulaunya dapat tenggelam.

Dia mengutip pernyataan Wakil Presiden Amerika Serikat, Al Gore, jika lingkungan dan gejala alam tidak dijaga dan diawasi maka dapat tenggelam.

“Banyak negara di Pasifik yang mengeluh larena pulaunya semakin mengecil. Gejala ini harus diantisipasi,” katanya.

Selain itu, dia minta kepada Kepala Basarnas untuk menyelamatkan seseorang harus dipercepat. “Tadi Pak Soelistyo bilang 30 menit. Kalau itu orang tenggelam. Kalau bisa lebih cepat,” ungkap Megawati. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sekarkijang Creative Fest, Wadah UMKM Banyuwangi Naik Kelas

BANYUWANGI – Sekarkijang Creative Fest (SCF) 2026 menjadi salah satu rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang ...
SEMENTARA ITU...

255 Keris Dipamerkan pada Hari Jadi ke-668 Ngawi

NGAWI – Sebanyak 255 bilah keris dari berbagai penjuru Kabupaten Ngawi dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Program Magang Jepang Jadi Andalan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelatihan kerja berbasis kompetensi di BLK Bogo sebagai upaya ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Soroti Nasib Peternak Rakyat yang Terjepit Gurita Integrator Besar

TUBAN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Trenggalek: Jangan Sampai Pajak Membebani Rakyat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan kebijakan pajak daerah tidak boleh membebani masyarakat. DPRD ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ajak Warga Kawal Penyusunan APBD Cegah Program di Luar Perencanaan

Anggota DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo mengajak masyarakat mengawal penyusunan APBD agar setiap program daerah ...