BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti mengatakan, penguatan kapasitas UMKM, terutama di sektor kuliner, menjadi keharusan di tengah dinamika pasar yang cepat berubah.
Menurutnya, sektor kuliner kini berada pada posisi yang strategis: menjadi penyerap tenaga kerja sekaligus penopang ekonomi lokal yang relatif tangguh saat sektor formal melambat.
Anggota Komisi B DPRD Jatim tersebut juga menekankan bahwa kemampuan berinovasi menjadi faktor penting bagi UMKM untuk tetap relevan.
“Dengan inovasi yang menyesuaikan kebutuhan pasar, pelaku UMKM kuliner tidak hanya menjaga keberlanjutan usaha, tetapi juga membuka peluang untuk tumbuh lebih besar,” ujar Erma, di acara pelatihan UMKM kuliner bakery di Wajawa Kopi Jalan Serayu, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Selasa (9/12/2025).
Pelatihan yang digelar Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur bersama DPRD Jatim ini diikuti peserta dari Kabupaten dan Kota Blitar.

Materinya mencakup pengolahan produk bakery, pengembangan varian, hingga strategi membaca tren konsumen.
Erma menilai pelatihan ini bukan sekadar program rutin, tapi bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi masyarakat.
Bagi peserta, kegiatan ini menjadi kesempatan memperbarui keterampilan sekaligus memetakan kembali peluang di sektor kuliner.
Pemerintah provinsi berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara lebih adaptif dan berorientasi kualitas.
Sedangkan bagi pemerintah daerah, program ini menjadi pengingat bahwa ketahanan UMKM hanya dapat dicapai melalui pendampingan yang konsisten dan berbasis kebutuhan lapangan. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









