Sabtu
02 Mei 2026 | 9 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Rijanto Dorong Pengelolaan Sumber Air Berbasis Keberlanjutan

pdip jatim 251209 bedah sumber 3

BLITAR – Bupati Blitar, Rijanto, menghadiri kegiatan Bedah Sumber di kawasan wisata Jenggolo Urung-Urung, Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Sabtu (6/12/2025).

Kegiatan tersebut merupakan agenda masyarakat setempat untuk menjaga keberlanjutan sumber air yang selama ini menjadi penopang utama sektor pertanian dan pengembangan wisata desa.

Menurut Bupati Rijanto, sumber air Jenggolo Urung-Urung memiliki nilai strategis bagi ketahanan pangan dan penguatan ekonomi lokal. Oleh karena itu, dia menegaskan perlunya peningkatan tata kelola yang terencana, terukur, dan berkesinambungan.

“Pemerintah Kabupaten Blitar memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan sumber air yang menjadi aset vital desa,” ujar Rijanto, Senin (8/12/2025).

“Pelaksanaan Bedah Sumber ini harus dijadikan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan wisata berbasis masyarakat,” sambung dia.

Orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menambahkan bahwa setiap desa yang memiliki potensi wisata alam perlu memastikan bahwa pengembangannya dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Termasuk aspek konservasi, manajemen kebersihan, standar pelayanan publik, dan penguatan kelembagaan desa wisata.

Dia pun menekankan bahwa pemerintah daerah siap memberikan pendampingan teknis apabila dibutuhkan.

“Pengelolaan kawasan wisata Jenggolo Urung-Urung harus mengedepankan prinsip profesionalitas, akuntabilitas, dan keberlanjutan. Upaya masyarakat yang selama ini berjalan dengan baik perlu ditingkatkan melalui sistem kerja yang lebih terstruktur,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, bupati yng juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar ini
juga menginstruksikan agar perangkat desa terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan bahwa pengembangan wisata berbasis sumber air dapat memberikan manfaat ekonomi yang terdistribusi adil kepada masyarakat.

Dia menggarisbawahi pentingnya menjaga kondisi sumber air dari potensi pencemaran maupun kerusakan lingkungan.

Kegiatan Bedah Sumber berjalan tertib dengan rangkaian agenda berupa doa bersama, pembersihan area sumber air, serta penataan lingkungan sekitar lokasi wisata. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan dengan gotong royong masyarakat dan pemangku kepentingan setempat.

Bupati Rijanto berharap, melalui kegiatan ini Desa Sukosewu dapat terus meningkatkan kapasitasnya sebagai desa wisata mandiri yang mampu mengelola potensi lokal dengan pendekatan yang sistematis, bertanggung jawab, dan sesuai standar regulasi daerah. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Tinjau Pantai Bimo Banyuwangi, Soroti Sampah Pesisir dan Dorong Wisata Fishing Center

BANYUWANGI – Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T. Danaparamita, melakukan kunjungan serap aspirasi ke kawasan pesisir ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Kejar Paket A, B, C untuk Tingkatkan Lama Sekolah di Jatim

Sri Untari dorong program kejar paket A, B, C untuk tingkatkan lama sekolah di Jawa Timur yang masih 13,44 tahun. ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Apresiasi Peran Pesantren Al Ma’arif Udanawu Cetak Generasi Berkarakter

Bupati Blitar Rijanto apresiasi MA Ma’arif Udanawu dan Ponpes Al Ma’arif dalam mencetak generasi berkarakter dan ...
HEADLINE

Hardiknas 2026, Deni Wicaksono Soroti Ketimpangan Pendidikan dan Tantangan Digital di Jatim

Deni Wicaksono soroti ketimpangan pendidikan dan tantangan digital di Jawa Timur pada Hardiknas 2026. SURABAYA — ...
KABAR CABANG

Dialog Dengan KPU, DPC Tulungagung Tekankan Pendidikan Demokrasi bagi Gen Z dan Pemilu Bersih

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menekan pentingnya pendidikan ...
LEGISLATIF

Hardiknas 2026, Untari Tegaskan Pendidikan Harus Lahirkan Generasi Peka Masalah Sosial

Sri Untari tegaskan pendidikan harus lahirkan generasi peka sosial di Hardiknas 2026, bukan sekadar unggul ...