Senin
26 Oktober 2026 | 5 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewan Minta Pemkot Surabaya dan Kadin Lebih Bersinergi

pdip-jatim-agustin-poliana

pdip-jatim-agustin-polianaSURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Agustin Poliana menilai, Pemerintah Kota Surabaya dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) setempat belum ada sinergi dalam membangun Kota Pahlawan, sehingga terkesan berjalan sendiri-sendiri.

Hal itu diketahui saat Pansus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJPMD) DPRD Kota Surabaya menggelar rapat pekan lalu. Dalam rapat terkait pembahasan RPJMD itu, Kadin menyampaikan keluhan selama ini belum bisa bertemu secara langsung menyampaikan pendapatnya kepada wali kota.

“Sehingga belum ada sinkroniasi dalam meningkatkan perekonomian di Surabaya,” kata Agustin Poliana, kemarin.

Menurut dia, peran Kadin dalam membina masyarakat untuk bisa usaha sendiri secara tidak langsung membantu perekonomian di Surabaya. Kalau pemkot dan Kadin berjalan sendiri-sendiri, jelasnya, tentunya pertumbuhan ekonomi di Surabaya berjalan lambat.

Karena itu, pihaknya berharap ada sinkronisasi atau persamaan persepsi terkait program pemkot dan kadin. Khususnya dalam bidang perekonomian dan ketenagakerjaan.

“Jika keduanya terhubung, maka bisa menyelesaikan persoalan sosial seperti pengangguran akan turun, pelaku usaha di Surabaya juga bermunculan. Akhirnya ekonomi tidak lagi jatuh tapi merangkak naik,” urai perempuan yang juga Ketua Komisi D DPRD Surabaya ini.

Selain itu, lanjut Titin, sapaan akrabnya, pihaknuya berharap kadin tidak harus melakukan komunikasi dengan wali kota saja. Melainkan juga dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya.

Sementara itu, Ketua Kadin Surabaya Jamhadi mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan bahwa dalam UU 1 Tahun 1987, Kadin merupakan mitra strategis dari pemerintah sekalius wadahnya dunia usaha.

“Selama ini ketika berkomunikasi dengan wali kota memang tidak bisa secara langsung. Tapi mengenai ide-idenya selalu kita masukkan resmi lewat surat. Alangkah baiknya kalau ide itu disampaikan secara langsung supaya bisa menghayati,” ujarnya.

Meskipun demikian, lanjut dia, pihaknya menganggap wali kota mempunyai kesibukan sehingga belum bisa bertemu kadin. “Kami mengangap itu tidak penting, yang penting ide-ide kami sampai. Eman kalau ada ide bagus tidak diterapkan,” ucap Jamhadi.

Sedang Kepala Disperindag Kota Surabaya, Widodo Suryantoro mengatakan, selama ini sudah ada sinergisitas antara kadin dan pemkot. Terutama terkait kemitraan dalam membantu UKM di Surabaya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ansari PDIP: Pencegahan Kekerasan pada Anak Dimulai dari Keluarga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengaku prihatin terhadap maraknya kasus kekerasan ...
SEMENTARA ITU...

Diana Sasa Pimpin KBI Magetan, Perluas Minat Anak Muda terhadap Kickboxing

MAGETAN – Diana AV Sasa ingin semakin banyak anak muda Magetan mengenal dan tertarik mencoba kickboxing. Baginya, ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026: Belajar Memahami Sesama, Merawat Alam, dan Menumbuhkan Kepedulian

JAKARTA – Kepedulian tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, ia tumbuh dari kesediaan mempelajari cara ...
SEMENTARA ITU...

Banteng Futsal League Ngawi: Dari Wazza yang Juara hingga Rizky yang Belajar dari Kekalahan

NGAWI – Usianya baru 14 tahun. Bangku sekolah masih menjadi kesehariannya, tetapi Minggu (25/10/2026), Wazza ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026, Repdem Dorong Ruang Politik bagi Anak Muda

Banu Lesmana Bagaskara menilai Gen Z bukan generasi apolitis, tetapi masih menghadapi hambatan masuk partai ...
KRONIK

Dari Sumenep ke Jakarta, Rafiq Membawa Cerita Madura dan Semangat Merawat Indonesia

JAKARTA – Perjalanan dari Sumenep menuju Jakarta bukan sekadar perpindahan dari satu kota ke kota lain bagi ...